Januari 17, 2021

Kapolda papua Barat pastikan suasana aman kondusif jelang pelantikan presiden

kabarmandala.com — Menjelang pelantikan Ir Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih Ahad 20 Oktober 2019 siang nanti, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibas) di wilayah Polda Papua Barat terpantau kondusif.

Terciptanya situasi aman dan kondisif pada umumnya, merupakan peran besar TNI/Polri masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, tokoh pemuda serta elemen masyarakat lainnya dan seluruh stake holder yang bersama-sama menciptakan Manokwari dan Papua Barat yang aman dan damai.

‘’Saya bangga dengan warga masyarakat Provinsi Papua Barat yang secara aktif terus membantu memelihara situasi kamtibmas yang kondusif khususnya menghadapi moment besar proses demokrasi di negara tercinta ini yaitu Pelantikan Presiden Republik Indonesia pada Ahad 20 Oktober 2019. Mari kita ikuti dan nikmati suasana pelantikan presiden RI dalam suasana penuh damai dan sukacita,’’ ujar Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak, M.SI.

Pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang dijadwalkan dilantik dalam forum rapat paripurna MPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, ahad, mulai pukul 14.30 WB atau 16.30 Waktu Indonesia Timur. Pada acara pelantikan presiden dan wakil presiden ini, MPR RI juga mengundang kepala negara maupun perwakilan kepala negara sahabat untuk hadir.

Berdasarkan susunan acara (rundown) pelantikan presiden dan wakil presiden yang dikeluarkan Sekretariat DPR RI, sidang paripurna pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan akan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Acara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Ketua MPR Bambang Soesatyo yang memimpin sidang akan membuka dengan membaca surat keputusan Komisi Pemilihan (Umum) tentang penetapan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Kemudian, presiden dan wakil presiden terpilih mengucapkan sumpah. Rohaniawan akan berdiri di sisi kanan saat keduanya mengucapkan sumpah.

Isi sumpah yang akan dibacakan pada pelantikan presiden dan wakil presiden adalah:

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.”

Usai pengucapan sumpah dan jani presiden dan wakil presiden, Jokowi-Ma’ruf akan menandatangani berita acara pelantikan. Jokowi akan memberikan pidato resmi pertama sebagai Presiden kedelapan RI di hadapan undangan yang terdiri dari pejabat negara, pimpinan partai politik, mantan pemimpin negara, tamu kehormatan dari negara sahabat dan lainnya.

Sidang paripurna pelantikan presiden dan wakil presiden ditutup pada pukul 15.48 WIB, setelah pembacaan doa dipimpin Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. K.H. Nasaruddin Umar dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.