Oktober 28, 2020

25 Anggota DPRD Pegunungan Bintang Didominasi Milenial

kabarmandala.com — Anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang didominasi oleh wajah baru. Dari 25 orang anggota DPRD Pegunungan Bintang terpilih periode 2019-2025, terdapat 21 orang wajah baru dan 4 orang anggota DPRD dari periode sebelumnya. “Rata-rata anggota DPRD yang duduk lima tahun kedepan nantinya adalah anak muda, kisaran umur 22-25 tahun. Mereka berenergi, gesit dan fresh. Bahasa kekiniannya milenial lah ,” kata Ketua KPU Pegunungan Bintang, Titus Lao Mohi, ketika ditemui di Jayapura, Kamis 15 Agustus 2019.

Lao menyebutkan perolehan kursi terbanyak DPRD Pegunungan Bintang didominasi oleh Partai Demokrat dengan perolehan 6 kursi dan disusul Partai NasDem. “Nantinya kursi ketua DPRD akan ditangan Partai Demokrat,” jelasnya. Kata Lao, masyarakat di Pegunungan Bintang sudah semakin cerdas memilih wakilnya di legislatif. Pemilih memiliki rekam jejak calon yang akan dipilih.

“Jika lima tahun sebelumnya, kamu tidak bekerja untuk rakyat, ya siap saja tak terpilih pada periode sebelumnya. Hukum tabur tuai akan terjadi,” kata Lao yang pernah bekerja sebagai jurnalis. Keseluruhan 25 orang anggota DPRD Pegunungan Bintang adalah orang asli Papua (OAP) dan tidak terlepas dari keberpihakan kepada kearifan lokal. “Saat pendaftaran ada juga caleg dari saudara kita nusantara, tetapi perolehan suara tidak mencukupi  dan saudara-saudara orang asli Papua yang perolehan suaranya mencukupi,”  jelasnya.

Kabupaten Pegunungan Bintang, menjadi kabupaten pertama menetapkan anggota legislatif terpilih pada Pemilu 2019. Pleno penetapan dilakukan 23 Juli 2019 di Oksibil Ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang. KPU Pegunungan Bintang juga menjadi KPU pertama di Papua yang menyelesaikan rapat pleno penetapan hasil pemilu 2019. “Mudah-mudahan juga anggota legislatif yang terpilih menjadi yang pertama dilantik di Papua,’’ harapnya.