Oktober 22, 2020

522 Putra Putri Papua dan Papua Barat siap menjadi bagian dari BUMN seluruh Indonesia

kabarmandala.com — Forum Human Capital Indonesia (FHCI) menggelar inagurasi usai selesainya pelatihan pada program perekrutan bersama BUMN (PBB) untuk putra putri Papua dan Papua Barat. Terdapat 522 calon pegawai asal Papua dan Papua Barat yang akan disebar di 38 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ketua Umum FHCI BUMN, Herdy Harman, menjelaskan bahwa saat ini BUMN tengah menghadapi tantangan era disrupsi digital dan menyongsong revolusi industri 4.0 yang berbasis teknologi.

“Untuk menyiapkan talenta BUMN, FHCI mengimbau BUMN untuk mempraktikkan konsep pengelolaan SDM yang mencakup aspek people, culture, organization, dan digitizing process. Sehingga terbentuk talenta yang berkarakter kuat, cinta Tanah Air, berdaya saing tinggi, berkolaborasi, dan menciptakan nilai tambah (creating value),” ujar Herdy di Jakarta, Sabtu (22/2).

Menurut Herdy, penyelenggaraan PBB Papua dan Papua Barat ini mampu memberi pembekalan kepada 522 peserta yang berasal dari kedua provinsi untuk menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa mendatang. “Dalam hal kesiapan (readiness) talenta menghadapi era industri 4.0, sebanyak 522 talenta dari Papua dan Papua Barat yang tersebar di 38 BUMN itu telah menunjukkan budaya berkolaborasi dan adaptif yang akan menjadi bekal mereka untuk berkontribusi di perusahaan BUMN,” jelasnya.

Sementara, Menteri BUMN Erick Thohir, mengapresiasi program FHCI dalam melahirkan talenta-talenta terbaik untuk menyongsong Indonesia menjadi negara maju di 2045. Dia menjelaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan pada 2045 Indonesia menjadi negara maju dengan pendapatan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp27 juta per kapita per bulan.

Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai USD 7 triliun, dan perekonomian Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen. “BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu elemen utama untuk mencapai cita-cita nasional menjadi negara maju. Kementerian BUMN mengapresiasi talenta dari Papua dan Papua Barat untuk berkontribusi langsung menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Menteri BUMN Erick Thohir juga meminta seluruh putra putri Papua untuk berani bersaing dalam pencapaian kerja di seluruh pelosok Nusantara. Saat ini, lanjut Menteri Erick, para talenta menghadapi tantangan dan dinamika perekonomian nasional dan global. Maka dari itu, Menteri BUMN berpesan agar SDM di BUMN membudidayakan iklim kerja yang inovatif untuk menciptakan peluang bisnis serta melakukan terobosan bisnis di era digital dan masa mendatang.

“Lanskap SDM sudah berubah. Kuncinya, para pengelola SDM di BUMN harus segera beraksi nyata menghadapi perubahan itu dengan menyiapkan berbagai pengembangan HR yang bersifat future readiness dalam menghadapi gejala perubahan manajemen, model bisnis atau gaya kepemimpinan,” tutur Menteri BUMN.

Dia menyebutkan dampak transformasi digital mempercepat lanskap perekonomian nasional dan global. Menteri Erick Thohir juga berpesan agar para talenta BUMN juga mempertebal karakter dan akhlak mulia, menunjukkan rasa cinta pada Tanah Air dan bangsa, menjunjung tinggi nilai demokrasi dan kedaulatan rakyat serta menerapkan nilai kesetiakawanan sosial.