Desember 5, 2020

Abu Sayyaf “HATI-HATI”, Menhan Prabowo Berbelasungkawa, Akan Siapkan Operasi Militer Lagi.

kabarmandala.com — Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas gugurnya seorang prajurit Filipina ketika menyelamatkan WNI yang disandera Abu Sayyaf. Prabowo Subianto melakukan hal tersebut ketika mengunjungi Menhan Filipina Delfin Lorenzana di Manila, Filipina, Jumat (27/12).

“Menhan Prabowo menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit angkatan bersenjata Filipina dalam upaya melawan para penculik, dan berterima kasih atas upaya Filipina selama ini,” ungkap Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak melalui layanan pesan singkat.

Menurut Dahnil, Menhan Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia siap membantu Filipina menjaga keamanan kawasan. Terutama mencegah terjadinya aksi pembajakan dan terorisme di Filipina. “Selain itu, kerja sama pertahanan Indonesia-Filipina akan terus dijalin lebih kuat termasuk dalam industri pertahanan,” tegas Dahnil.

Sebelumnya, dalam operasi khusus militer, pemerintah Indonesia dan Filipina berhasil membebaskan dua dari tiga WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Mindanao, Minggu (22/12). Operasi pembebasan yang diwarnai kontak senjata itu berhasil membebaskan dua sandera, yakni Maharudin Lunani (48) dan Samiun Maneu (27).

Namun, satu sandera lagi atas nama Muhammad Farhan (27) masih berada di tangan kelompok Abu Sayyaf, sedangkan satu anggota militer Filipina meninggal dunia. Dan saat ini masyarakat menantikan langkah apa yang tepat untuk membebaskan satu sandera lagi. Semoga saja Menhan Prabowo dan pihak Filipina bisa merumuskan kembali operasi khusus yang tepat, dan dilakukan secepatnya.