Oktober 30, 2020

Ada 3 kampus yang terindikasi paham sparatis

kabarmandala.com — Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas menyebutkan, ada tiga Kampus di Kota Jayapura yang terindikasi separatis. Dimana ada oknum dan mantan mahasiswa yang diduga terlibat menggerakan kegiatan separatis tersebut di lingkungan kampus. Terkait dengan hal itu, Polres Jayapura Kota selalu berupaya memberikan himbauan Kamtibmas dan penyuluhan kepada mahasiswa dan juga koordinasi dengan pihak rektorat untuk menekan tumbuh kembangnya hal tersebut. Selain itu, melakukan pengawasan dan monitoring kegiatan kampus bahkan melakukan kegiatan dan juga pengawasan terhadap aksi-aksi yang berseberangan.

“Wakapolda Papua telah menyampaikan pada saat acara pembukaan PKKMB di Auditorium Uncen, sebelumnya tahun lalu saya juga telah menyampaikan di PKKMB terkait tidak ada hal-hal yang berseberangan dengan NKRI. Namun kenyataan masih ada kelompok tertentu yang coba mempengaruhi mahasiswa baru dan mahasiswa junior,” ucap Kapolres. Pada pelaksanaan PKKMB tahun lalu, Polres Jayapura Kota menertibkan tiga Universitas karena terindikasi ada atribut separatis pada giat pengenalan kampus.

“Kami amankan oknum tersebut untuk dimintai keterangan dan menyita barang bukti, itu merupakan pendidikan dan pembinaan yang baik. Supaya menjadi contoh bagi yang lain bahwa ada hal-hal yang salah dalam norma hukum dan merugikan pihak Universitas sndiri,” terangnya. Kapolres sendiri akan berkoordinasi dengan Polda Papua guna memanggil para Rektor terkait dengan kegiatan yang berseberangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI, yang dilakukan di lingkungan Kampus. “Dunia pendidikan tidak boleh dijadikan tempat berpolitik, terutama kegiatan yang berseberangan dengan NKRI,” tegas Kapolres.