Desember 2, 2020

Agenda KKSB OPM Merapat ke Tembagapura Sudah diprediksi TNI karena berebut kekuasaan

kabarmandala.com — Para anggota KKSB OPM yang diyakini adalah anggota dari Selcius Waker yang membakar sebuah gereja di Kampung Opitawak,Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (12/3/2020). TNI mencium agenda beberapa kelompok kriminal bersenjata (KKB) merapat ke Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Bukan untuk mengincar perusahaan tambang emas PT Freeport Indonesia, melainkan untuk merebut atau mengambilalih kekuasaan di jajaran Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Demikian diungkapkan oleh Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf. Dax Sianturi. Dax menuturkan, KKSB OPM hendak mengambil alih kepemimpinan Goliat Tabuni di jajaran TPNPB. Karena usianya yang sudah tidak muda lagi, kata Dax, hal itu kemudian dijadikan peluang bagi pimpinan yang ada di bawahnya untuk menggeser kepemimpinan Goliat Tabuni.

“Sebenarnya GT (Goliat Tabuni) sudah cukup berumur dan secara fisik tidak lagi sekuat dulu. Namun ketokohannya masih cukup berpengaruh bagi generasi di bawahnya. Karena sudah semakin renta jadi peluang bagi pimpinan di bawahnya untuk menggesernya,” kata Dax di Jayapura, Kamis (19/3/2020).

Adapun di Tembagapura terdapat kawasan PT Freeport Indonesia, kata Dax, dijadikan daya tawar untuk bisa menaikkan pamor KKSB OPM , sehingga peluang menjadi pimpinan tertinggi TPNPB terbuka lebar. “Bisa jadi pergerakan KKSB OPM ke Tembagapura untuk menggeser kedudukan GT yang selama ini kita dengar sebagai Panglima Tertinggi TPNPB,” ujar Dax.

“Mereka berharap itu bisa menaikkan nama mereka, sehingga keberadaan GT bisa semakin dilupakan.” Dax mengungkapkan di tubuh KKSB OPM saat ini masih ada persaingan. Antar pimpinannya pun masih menyimpan ego yang tinggi. Bahkan dalam satu kelompok kini sudah mulai ada ketidakpatuhan antara pimpinan dan anggotanya.

Hal ini terlihat dari aksi kelompok Selcius Waker yang membakar sebuah gereja di Kampung Opitawak, Distrik Tembagapura pada 12 Maret 2020 lalu. Dax memastikan KKSB OPM belum pernah melakukan pembakaran gereja atau rumah ibadah. Namun, aksi yang dilakukan Selcius Waker bukan atas perintah atasannya Lekagak Telenggen. “Di dalam tubuh mereka ada persaingan, masing-masing ingin menonjolkan dirinya supaya memiliki kedudukan lebih terhormat dibanding lainnya,” kata Dax.