Desember 4, 2020

Akhirnya KKSB OPM mengakui kekalahan, telah meninggal anggotanya saat kontak dengan TNI

kabarmandala.com — Minggu, 1 Desember 2019 lalu, TNI-Polri berhasil mengepung pertahanan KKSB OPM di Lanny Jaya. Itu saat mereka melakukan upacara pengibaran bendera Bintang Kejora di Distrik Balingga, Kecamatan Lanny Jaya, Papua.

Diberondong tembakan, KKSB OPM tunggang langgang. Dua anggota KKSB OPM ditembak mati. Bosnya, Purom Okiman Wenda, melarikan diri. Dua lokasi strategis berhasil direbut TNI-Polri. Yakni, Balingga dan Popome. Balingga merupakan markas KKSB OPM yang tersembunyi. Medan ke sana sangat berat. Mungkin karena itu, Purom Okiman Wenda percaya diri, tak akan ditemukan TNI.

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto mengatakan, Popome juga merupakan lokasi penting bagi OPM. Karena di wilayah itulah, mereka bisa leluasa mengawasi pergerakan di bawahnya.

Terkait kontak senjata di Lanny Jaya, awalnya KKSB OPM tidak mengakui bahwa adanya korban dari pihaknya,malah membikin berita bahwa pihak TNI lah yang gugur. Akan tetapi lewat akun TPNPBNews, Rabu, 4 Desember 2019, mereka mengabarkan dan mengaku kekalahan, TNI-Polri masuk melalui dua jalur. Jalur darat lewat Popome. Yang lainnya, masuk lewat arah Kuyawaye, Distrik Malagineri.

Mereka juga mengakui, ada dua anggota KKSB  OPM tewas ditembak mati. Namanya, Abongan Tabuni dan Diron Tabuni. “Info jelasnya akan kami update, setelah mencari tahu kebenarannya,” tulis admin TPNPBNews.