Oktober 22, 2020

Akibat Kota Wasior Papua Barat Diterpa Banjir, Puluhan Rumah Rusak

kabarmandala.com — Banjir yang menerpa Kota Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, pada Senin (23/12) malam kemarin, mengakibatkan sejumlah rumah mengalami rusak ringan hingga berat. Sebagian diakibatkan material lumpur yang mencapai 25 cm.

Menurut data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (24/12) pagi, ada kurang lebih 25 unit rumah yang terendam. Selain itu, satu unit jembatan dan sejumlah kantor pemerintahan turut terdampak.

1. Banjir di Kota Wasior terjadi pada Senin (23/12) malam waktu setempat

“Sementara data di tangan saya ada 46 rumah yang rusak. Semuanya ‘berlabuh’ (tergenang) karena lumpur masuk jadi barang-barang rusak semua, termasuk kios-kios itu tidak ada barang yang selamat,” ujar Alex. Banjir dipicu oleh jebolnya tanggul pembatas Kali Anggris akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Wasior sejak Senin (23/12) sore. Kelurahan Wasior dan Kampung Wasior II jadi dua wilayah yang terdampak banjir paling parah.

2. Banjir bandang meninggalkan material lumpur di beberapa ruas jalan

“Jembatan Kali Anggris itu sudah penuh dengan pasir jadi air meluap keluar. Bapak Bupati (Bernardus Imbiri) sudah perintahkan Dinas PU (untuk) keruk, tapi belum dikeruk juga makanya meluap,” lanjut Alex. Banjir memang tak berlangsung lama, namun warga Kota Wasior kembali teringat pada banjir bandang yang sempat melanda pada 2010 dan 2013 silam. Banjir tersebut merenggut nyawa ratusan jiwa dan meninggalkan kerugian yang tak sedikit.

3. Pada Selasa (24/12), kondisi Kota Wasior berangsur-angsur membaik

Sejumlah alat berat beroperasi mengeruk material Sungai Anggris di Kota Wasior, Teluk Wondama. Sungai tersebut meluap pada Senin (23/12/2019) kemarin dan merendam Kota Wasior.Aliran air di Kali Anggris sendiri sudah kembali normal sejak Selasa (24/12) pagi. Di Kali Anggris sendiri sudah ditempatkan sepasang alat berat yang bekerja membersihkan aliran kali dari material banjir seperti lumpur, bebatuan serta kayu.

Selain itu, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI/Polri dan masyarakat hingga Selasa siang ini masih melakukan pembersihan di seluruh kawasan yang terdampak banjir. Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi bersama Wakil Bupati Paulus Indubri juga telah turun memantau langsung pemulihan pasca banjir. “Tadi pagi dari PMI sudah berikan bantuan nasi bungkus. Tadi bapak bupati sudah perintahkan Dinas Sosial untuk mempersiapkan bantuan bagi korban yang rumahnya rusak,” pungkas Alex.