Oktober 22, 2020

Akibat Wabah Corona, DPR-Pemerintah Sepakat Tunda PON 2020 di Papua

Kabarmandala.com – “Kami menyepakati PON 2020 ditunda karena pandemi COVID-19 ini. Terkait hingga kapan penundaannya, tangga, bulan dan tahunnya, kita serahkan Menpora berkonsultasi dengan Presiden,” kata Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda kepada wartawan usai rapat virtual, Selasa (14/4/2020).

Komisi X DPR menggelar rapat kerja bersama Menpora Zainudin Amali pada Selasa (14/4). Dalam rapat itu, disepakati pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua ditunda pelaksanaannya karena wabah virus corona yang masih tinggi.

Politikus PKB itu menjelaskan, kesepakatan ini diambil setelah mendengar berbagai pertimbangan Menpora terkait mengapa PON 2020 harus ditunda.

Alasan pertama, menurut dia, sampai saat ini belum ada tanda-tanda kapan wabah virus corona akan berakhir. Akibatnya, seluruh tahapan persiapan terganggu.

Termasuk juga terkait pengadaan alat-alat olahraga yang seharusnya sudah masuk tahapan lelang bulan ini, namun akhirnya harus ikut tertunda. Padahal, rencana awalnya tahapan lelang bisa tuntas Juni-Juli 2020.

“Ada negara-negara pembuat peralatan olahraga sekarang tidak siap karena pandemi COVID-19 juga. Mungkin ada yang harus dibeli di Eropa, China, atau Jepang. Praktis mereka enggak bisa (lelang), padahal PON tinggal lima bulan lagi sebenarnya,” jelas dia.

Menpora Zainudin Amali (kiri), Menko PMK Muhadjir Effendy (tengah) dan Menkominfo Johnny G Plate pada Rakor Tingkat Menteri Persiapan Penyelanggaraan PON XX. Foto: Dok. Kemenpora

Lebih lanjut, Huda mengatakan, kesiapan seluruh atlet juga ikut terganggu akibat COVID-19. Begitu juga persiapan venue juga tak berjalan maksimal, sebab wilayah Papua sudah diberlakukan pembatasan sebulan terakhir.

Apalagi, Pemprov Papua sudah mengeluarkan surat terkait status siaga darurat wabah COVID-19 terhitung mulai 17 Maret sampai 17 April 2020. “Pengiriman barang dan lain-lain juga mengalami delay semua,” ucap dia.

Lebih lanjut, legislator dapil Jawa Barat itu menyampaikan kondisi saat ini diperkirakan tak hanya akan menunda PON 2020, tetapi juga event olahraga nasional dan internasional lainnya.

“Kemenpora memperkirakan hingga Juli 2020, jika kondisi segera membaik, event olahraga nasional dan internasional diharapkan bisa mulai digelar secara bertahap pada Agustus-Desember 2020,” tutup Huda.

Sebelumnya, Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto menyebut PON 2020 yang semestinya digelar 20 Oktober-2 November bisa diundur hingga Maret 2021.

“Kalau PON (dan Peparnas) mundur, mundurnya mungkin bisa pada awal Maret. Kenapa Maret? Alasannya, Januari-Februari kami kesulitan menyiapkan anggaran. Kami juga belum tahu apakah PON dan Peparnas tetap berlangsung,” tandasnya.