Januari 18, 2021

Asal sesuai SOP, aparat bisa langsung Bertindak Tanpa Menunggu Perintah

kabarmaandala.com — Anggota TNI dan Polri diminta untuk waspada dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Para personel keamanan diminta bisa langsung bertindak bila menemukan sesuatu yang mencurigakan tanpa harus menunggu perintah pimpinan.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam pernyataannya memerintahkan personel TNI dan Polri segera mengambil tindakan jika menemukan ada permasalahan yang mengganggu jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru di gereja. Lakukan tanpa harus menunggu perintah pimpinan.

“Apabila ada permasalahan di gereja langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu perintah lagi,” katanya di Kupang, Minggu (22/12). Hadi mengatakan tindakan cepat tersebut tidak akan mendapat teguran karena semuanya sudah sesuai dengan rencana operasi yang dikeluarkan oleh Kepolisian.

“Namun, ingat pelajari saja SOP, protapnya sehingga semuanya tahu siap berbuat apa dan bagaimana,” ujar dia. Ia juga memerintahkan agar seluruh personel TNI dan Polri yang bertugas tetap humanis dalam rangka melayani masyarakat. Hadi menjamin perayaan Natal dan Tahun Baru di Indonesia akan berjalan aman dan damai.

“Kedatangan kami ke sini untuk memastikan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru sudah siap. Sehingga kami yakin bahwa TNI-Polri mampu menghadirkan rasa aman bagi umat Kristiani untuk merayakan Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Sementara Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memastikan bahwa lokasi-lokasi kerawanan baik di Nusa Tenggara Timur maupun daerah-daerah lain sudah di-maping dan personel sudah siaga. “Kita berharap agar dengan kunjungan bapak panglima bersama saya akan menambah motivasi personel keamanan untuk lebih semangat lagi. Dan melaksanakan pengamanan Natal dan Tahun Baru dengan baik sebagai bagian dari ibadah,” tambah dia

Sebelumnya Kapolri mengatakan sebanyak 120 ribu personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hal tersebut diungkapkan saat Apel Siaga Natal dan tahun Baru di Lapangan Benteng, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis, 19 Desember 2019.

“Operasi lilin tahun ini melibatkan 120.000 personel gabungan TNI dan Polri aparat pemerintah daerah serta organisasi masyarakat,” ujar Idham. Kapolri mengimbau masyarakat untuk ikut bersama-sama ikut berperan serta menjaga keamanan saat perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh wilayah di Tanah Air. “Dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif,” kata Kapolri.