Oktober 30, 2020

Belum Disetujui Seluruhnya Usulan Anggaran Penanganan Corona di Papua

Kabarmandala.com – “Rp 940 miliar adalah hitungan kita dalam posisi paling jelek, jadi posisi kita pada hari ini hanya tiga (alokasi anggaran) yang sudah disetujui oleh tim anggaran,” ujar juru bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule, di Jayapura, Rabu (15/4/2020).

Satgas Covid-19 Papua mengajukan anggaran penanganan pandemi virus corona sebesar Rp 940 miliar. Tapi, anggaran yang diperkirakan untuk menangani situasi terburuk itu belum disetujui sepenuhnya.

Silwanus menyebut total alokasi anggaran yang telah disetujui sekitar Rp 287 miliar. Jumlah tersebut lebih banyak dialokasikan untuk penanganan dampak corona di sektor ekonomi dan sosial. “Rp 140 miliar dianggarkan untuk jaring pengaman sosial, Rp 75 miliar untuk dampak ekonomi, Rp 72 miliar untuk persoalan kesehatan,” kata Silwanus. Menurut dia, anggaran untuk penanganan pandemi virus corona masih sangat fleksibel tergantung perkembangan situasi. Silwanus pun yakin jumlah total anggaran yang akan disetujui akan berubah. “Apakah anggaran itu akan berubah, kemungkinan besar akan berubah tergantung situasi di lapangan,” kata dia.

Sebelum tim anggaran Provinsi Papua menyetujui dana tersebut, Satgas Covid-19 Papua menggunakan alokasi anggaran tidak terduga milik Pemprov Papua sebesar Rp 25 miliar. Sebagian besar dana sudah digunakan untuk pembelia alat kesehatan (alkes) seperti alat pelindung diri (APD) dan rapid test. “Kita sudah berjalan dengan anggaran tidak terduga Rp 25 miliar dan itu sudah digunakan untuk menangani virus corona termasuk pembelian alkes,” terang Silwanus.

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule mengonfirmasi adanya penambahan satu kasus positif virus corona di Papua pada Selasa (14/4/2020). Dengan tambahan tersebut, kini kasus positif virus corona atau covid-19 di Papua menjadi 68. “Kasus positif bertambah satu sehingga total 68, dimana 46 dalam perawatan, 15 sembuh dan tujuh orang meninggal dunia,” ujar Silwanus di Jayapura.