Desember 5, 2020

Brutal KKSB OPM Tembak 2 Warga di Kp Koteka, Nduga.

Kabarmandala.com – Mereka telah terbukti berani menyerang sesama Orang Asli Papua. Begitu biadabnya Kelompok Krimininal Separtis Bersenjata (KKSB OPM) membuat derita Orang Asli Papua, kali ini terjadi aksi penyerangan brutal dari KKSB OPM pimpinan Egianus Kogoya kepada warga dengan menyerang dengan menembak secara membabi buta di Kampung Koteka, Nduga, rabu, (26/02/2020). Tragisnya Dua orang asli papua tewas dan dua lagi mengalami luka parah.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari kepala suku setempat, “Kejadian terjadi pada pukul 14.00 WIT para gerombolan KKSB OPM masuk kampung koteka, lalu melakukan penyerangan dengan menembak secara brutal dengan menggunakan senjata terhadap anak-anak dan mama-mama yang sedang berkumpul, sehingga mengenai yosman wasiangge (20) tertembak di bagian punggung dan wislina tabuni (25) tertembak di bagian leher melihat kondisi korban tersebut aparat TNI-POLRI melakukan tembakan balasan kepada KKSB OPM untuk melindungi dan mengevakuasi korban, KKSB OPM tidak bertanggung jawab setelah melakukan serangan membabi buta kepada warga lalu kabur ke hutan”

Saat ini dua korban tembakan KKSB OPM sudah ditangani aparat kemanan TNI-POLRI dibantu masyarakat setempat melakukan evakuasi ke Rumah Sakit Nduga dilanjutkan ke Timika untuk ditangani secara medis. Berdasarkan informasi yang dihimpun. Kelompok KSSB pimpinan Egianus Kogoya saat berada di Kampung Koteka sering melakukan kekerasan terhadap warga masyarakat, permerkosaan terhadap wanita dan merampas babi warga.

KKSB OPM adalah pengkhianat bangsa dan penghianat kepada bumi cenderawasih. Papua yang damai selalu dibuatnya penuh ancaman dan kekacauan. KKSB OPM, sebenarnya bukanlah berjuang atas nama Papua. Mereka adalah segelintir orang yang mengaku Papua Namun sebenarnya sedang dimanfaatkan oleh orang lain atau berkepentingan kelompok sendiri. Kekejaman yang dilakukan oleh KKSB OPM juga  sudah kelewat batas dan melampaui batas Pelanggaran HAM , sehingga aparat keamanan TNI-Polri perlu memberikan tindakan tegas.

Apolos “ kami mengutuk tindakan OPM, Kami tidak ingin lagi hidup dalam ketakutan berkepanjangan akibat ulah dari OPM dan dukacita akibat hadirnya OPM. kami masyarakat Nduga tidak pernah berharap OPM ada dan kami sangat menolak karena hidup kami masyarakat adalah hidup yang baik dan taat dengan segala perintah Tuhan”