April 20, 2021

Bupati Jayapura Minta Pemprov Papua agar tidak Lepas Tangan dalam Situasi Covid-19

kabarmandala.com — Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw meminta Pemerintah Provinsi Papua (Pemprov Papua) tak melepas tangan dalam situasi penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid 19) di daerah, termasuk di Kabupaten Jayapura. Pasalnya, kata Mathius, pembatasan soasial yang saat ini sedang diterapkan di daerah sangat berdampak baik bagi sektor ekonomi dan keberlangsungan hidup masyarakat di Papua.

“Misalnya, setelah ada penutupan akses transportasi udara banyak warga masyarakat yang terdampak. Lalu apa peran Pemprov Papua terhadap hal ini,” ungkap Mathius di Sentani, Selasa 28 April 2020. Menurut Mathius, di dalam situasi ini Pemprov Papua wajib memiliki data yang akurat dari sektor-sektor yang terdampak. Sehingga penangananan dapat berjalan maksimal dengan melibatkan tim-tim gugus tugas yang telah dibentuk di setiap daerah.

Terkait tak adanya data yang akurat, kata Mathius, juga pihaknya meminta Pemprov Papua untuk segera mengkaji kembali wacana pembatasan berskala besar, karena akan sangat berdampak pada masyarakat nantinya. “Pemprov Papua harus memiliki data yang kuat, secara khusus penyebaran Covid-19 yang berkaitan dengan sejumlah cluster. Ada banyak contoh gubernur yang tertib sekali dalam penanganan Covid-19 di daerah mereka. Gubernur Jawa Barat, Timur, Tengah yang turun langsung di lapangan dan koordinasi setiap saat dengan tim gugus tugas,” terangnya.

Untuk itu, kata Mathius, jika sampai diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) beratnya minta ampun, apalagi tak didukung dengan data yang kuat. “Jika ada data yang jelas, maka Pemprov Papua bisa mempresentasikan dulu agar langkah-langkah cepat dalam penanganan dapat dilakukan,” tandasnya.