Oktober 26, 2020

Bupati Teluk Bintuni budayakan sektor pertanian untuk meningkatkan SDM warga asli papua

kabarmandala.com — Untuk mewujudkan gerakan perubahan dalam rangka merestorasikan Indonesia pada semua bidang unggulan sesuai janji Politik Partai NasDem maka sumber daya manusia (SDM) orang asli papua (OAP) pada sektor pertanian diberdayakan.

Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiuw,M.T kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/11) mengatakan, himbauan dari DPP Partai NasDem supaya Mentri Kabinet Indonesia maju harus sinkonisasi dengan kepala daerah, baik Gubernur, Bupati dan Wali kota dari partai ini.

“Ketegasan Ketua Umum DPP NasDem ini dalam rangka mewujudkan visi-misi yang dicetuskan dalam RPJMD masing-masing daerah, melalui program-program prioritas itu kiranya didukung, maka itu kami akan saling berkoodinasi dengan Mentri terkait, khusus Teluk Bintuni kami akan mendorong Sektor Unggulan pertanian” kata Petrus Kasihiuw.

Kasihiw menuturkan, dirinya sudah bertemu langsung dengan Mentri Pertanian RI, Syarul Yasin Limpo pada saat Kongres II Partai NasDem di JLExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (10/11) pekan lalu. Dalam diskusi bersama Anggota Fraksi NasDem DPR RI dapil Papua Barat, Rico Sia, Mentan RI, Syarul Yasin Limpo melihat sektor pertanian sangat berpotensi di daerah Kabupaten Teluk Bintuni sehingga perlu digarap.

“Pada saat itu kami foto bersama dengan Pak Rico Sia dan Pak Mentan, SYL beliau tanya saya dari mana, terus saya jawab Bupati Teluk Bintuni, sontak Pak SYL mengatakan sudah dengar potensi daerah itu dan dia akan datang kesana” ucap Ketua DPD Partai NasDem Teluk Bintuni itu.

Rencana kunjungan Mentri Pertanian yang juga kader NasDem ini akan membawa berkat bagi petani di Negeri Sasar Matiti ini, karena pemerintah daerah selain menyiapkan SDM dibidang teknik industri dan migas, tapi juga sektor pertanian.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, ada empat demplot percobaan yang sedang digagas pemerintah daerah bahkan sudah MoU dengan PT Tekno untuk mendorong pusat pengembangan agri bisnis. “Disitu sudah kita upayakan memberikan pelatihan kepada mama-mama atau penduduk asli OAP, karena di sektor pertanian mama-mama papua sangat potensial sehingga melalui MoU itu kita sudah kembangkan jadi kampung Sayuran, buah-buahan dan pertanian mix sebagai pilot project” tandasnya.

Bukan saja membentuk beberapa kampung pertanian sebagai pilot project tetapi pemerintah daerah membantu masyarakat dengan membuka lahan, peralatan pertanian, pembinaan hingga ke akses pemasaran. Karena dalam waktu Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni akan menandatangani MoU dengan PT Pangan Sari untuk pemasaran hasil pertanian dari para petani ke LNG Tangguh melalui Perusahan Daerah (Perusda).

“Jadi, ketika perhatian Mentri Pertanian ke Kabupaten Teluk Bintuni maka sektor pertanian jadi unggulan bagi masyarakat asli papua karena pencarian mereka di bidang itu, harus didorong terus” pungkasnya