April 12, 2021

Coba Rampas Senjata, 3 Anggota KKSB Dilumpuhkan Aparat

Kabarmandala.com – Sepak terjang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) agaknya tidak pernah redup. Pergerakkan KKB ini dinilai banyak pihak kian mengancam. Bukan hanya mengintimidasi, mereka dengan keji memperlakukan warga tanpa pandang usia. Mulai anak-anak hingga dewasa. Bahkan, mereka tak segan untuk menghilangkan nyawa korbannya.

Bukan hanya satu atau dua laporan saja terkait aksi kekejaman kelompok ini. Sejumlah kasus berkenaan dengan KKB seperti tak ada habisnya. Terakhir adalah aksi penembakan terhadap Prada Ginanjar Arianda anggota Satgas Yonif R 400/BR.

Sekarang, tiga orang anggota KKB mencoba berusaha merampas senjata milik aparat gabungan TNI-Polri, namun aksi tersebut berhasil digagalkan dan Aparat gabungan TNI-Polri terpaksa melumpuhkan tiga orang anggota KKB tersebut di Puskesmas Sugapa, Intan Jaya, Senin (15/2/2021).

Kejadian tersebut bermula saat TNI melakukan pengejaran pelaku penembakan terhadap Prada Ginanjar Arianda anggota Satgas Yonif R 400/BR dan memeriksa satu orang laki-laki. Saat pemeriksaan, orang tersebut (yang kemudian diketahui bernama Janius Bagau) tiba-tiba melarikan diri dengan meloncat ke jurang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa, Selasa (16/2/2021), menjelaskan, tim terpaksa menembak yang bersangkutan setelah tembakan peringatan dan seruan untuk kembali tidak diindahkan. Dengan luka tembakan di bagian tangan, yang bersangkutan malah melarikan diri lompat ke jurang.

Beberapa saat kemudian, diperoleh informasi dari warga terkait adanya satu orang warga dengan luka tembak (diduga KKB) dibawa ke Puskesmas oleh Kepastoran Gereja Katolik Bilogai, dan beberapa orang masyarakat lainnya.

Setelah dilakukan pengecekan dan dicocokkan dengan KTP yang didapatkan saat pemeriksaan, dipastikan orang tersebut adalah Janius Bagau salah satu anggota KKB yang sering melakukan aksi teror di Sugapa dan salah satu orang yang menandatangani surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu yang lalu.

Saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Sugapa, Janius Bagau didatangi dua orang rekannya. Ketiganya berusaha melarikan diri, dan menyerang serta berusaha merampas senjata dari aparat gabungan TNI-Polri yang berjaga di Puskesmas. Dengan sigap, aparat melumpuhkan ketiga orang itu hingga tewas.

Dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Kapen Kogabwilhan III Kolonel CZI IGN Suriastawa membenarkan kejadian tersebut. “Setelah dicocokkan dengan identitas dan beberapa barang bukti lain seperti surat pernyataan perang oleh KKB, dipastikan ketiganya merupakan anggota dari KKB yang selama ini sering melakukan aksi teror dan penyerangan terhadap masyarakat dan aparat keamanan di Sugapa,” jelasnya.

Nama Korban Dalam Surat Pernyataan Perang dari KKB

Lebih lanjut disampaikan, Janius Bagau dan Januarius Sani kedua tersebut turut menandatangani surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu yang lalu. Untuk mengurus ketiga jenasah, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Pemda setempat.

“Sudah dikoordinasikan dengan Pemda setempat untuk pengurusan tiga jenazah KKSB itu,” pungkasnya.