Oktober 24, 2020

Delegasi Pertemuan Australia dengan Indonesia semakin menguatkan posisi papua/papua barat sebagai bagian dari NKRI

kabarmandala.com — Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD melakukan pertemuan bilateral dengan bertemu Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri Australia Peter Dutton dan Marise Payne disela-sela konferensi No Money for Terror di Melbourne, Australia, Kamis (7/11).

Pembahasan yang dilakukan saat pertemuan adalah seputar kerja sama dalam hal pemberantasan terorisme dan penguatan dukungan pemerintah Australia yang mengakui kedaulatan NKRI, termasuk Papua dan Papua Barat di dalamnya.

“Ya, kami berbicara tentang kerja sama negara-negara Indo-Pasifik dan tentu saja tentang menguatkan dukungan Australia bahwa Papua adalah bagian yang sah dari NKRI yang tak boleh diganggu gugat,” kata Mahfud lewat pesan singkatnya, Kamis (7/11) malam.

Selain dukungan Papua dan Papua Barat adalah bagian dari NKRI, Mahfud juga membahas tentang kerja sama dalam bidang pemberantasan terorisme yang kini semakin canggih dan telah menyebar ke seluruh penjuru dunia dan menjadi ancman bersama.

“Dengan Menlu Marise, kami berbicara juga tentang kerja sama hukum sekaligus sikap yang sama untuk menghadapi terorisme,” jelasnya. Sebelumnya Mahfud juga turut menghadiri konferensi internasional tentang antiterorisme bersama delegasi lintas kementerian dan lembaga seperti Kementerian Hukum dan HAM, Badan Intelijen Negara, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, dan Kementerian Dalam Negeri.

Mahfud menekankan kemajuan teknologi informasi yang saat ini dijadikan alat transaksi oleh kelompok terorisme untuk melakukan kegiatannya yang illegal.

“Pada saat yang sama kemajuan teknologi informasi itu sering juga digunakan oleh kelompok terroris unuk kegiatan terorisme, seperti transfer uang untuk jual beli senjata secara illegal, pelatihan militer serta untuk kelompok teroris dan lain-lain,” ungkapnya dalam pidato.