Mei 11, 2021

Dibalik Sejarah Mobil Komodo Racikan Pindad yang Siap Mendunia

kabarmandala.com —┬áPengembangan kendaraan taktis (rantis) Komodo buatan Pindad tidak lepas dari permintaan Susilo Bambang Yudhoyono, ketika masih menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Saat itu, angkatan bersenjata serta kepolisian belum memiliki kendaraan taktis layak buatan lokal.

Sebagai produsen, Pindad mengambil inspirasi dari performa model rantis militer Amerika Serikat, Humvee. Model kendaraan tersebut menjadi salah satu varian mobil 4×4 populer di kalangan bersenjata, sehingga untuk menandingi fitur dan kemampuannya membutuhkan pengembangan menyeluruh.

Baru pada 2012 silam, Pindad berhasil memperkenalkan secara luas rantis barunya itu dalam ajang pameran industri Indo Defence Expo and Forum di Jakarta. SBY lantas memberi nama Komodo kepada produk tersebut mengingat statusnya sebagai kendaraan khusus buatan lokal seperti halnya binatang khas Indonesia tersebut.

Selain itu, pemberian nama Komodo memiliki harapan agar kendaraan tersebut mempunyai impresi kuat serta mampu diandalkan dalam berbagai medan tempur. Rancangan model kendaraan Komodo sendiri dianggap sudah memenuhi kebutuhan angkatan bersenjata Indonesia sebagai sebuah mobil taktis.

Kesan penampilan eksterior mobil taktis Komodo buatan Pindad sendiri sekilas memiliki bawaan dari Humvee, terutama pada bagian grill serta lampu utama. Selain itu, kapasitas serta fitur kendaraannya menyerupai model kendaraan taktis Renault Sherpa Light Scout yang turut dipunyai militer Indonesia.

Rangkaian mesin yang ditempatkan pada rantis ini bertipe diesel enam silinder segaris turbocharged. Kekuatan yang mampu dikeluarkan secara maksimal mencapai 215 Hp yang disalurkan dengan transmisi manual enam percepatan. Kecepatan maksimalnya mencapai 100 Kpj dalam lintasan aspal.

Ketahanan kendaraan dari serangan senjata serbu ringan serta ledakan granat, juga didukung teknologi bantuan visual malam hari. Tangki bahan bakar berkapasitas 200 liter membuatnya bisa menempuh 450 Km. Untuk penggunaan dalam negeri, varian ini sudah digunakan oleh satuan Brigade Mobil (Brimob) Polri sebagai kendaraan angkutan pasukan dan tidak kalah penting Kopassus pun juga memakai mobil ini sebagai kekuatan dalam bergerak secara taktis dalam tugas operasi.