Oktober 29, 2020

Diplomat RI Jelaskan Info Akurat Kepada Komisi HAM PBB

Kabarmandala.com – Duta Besar RI untuk PBB di Jenewa, Hasan Kleib, menjelaskan lewat keterangan pers yang dimuat di situs resmi Permanent Mission of the Republic of Indonesia, Kamis (5/9/2019). Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB di Jenewa, Swiss, menanggapi pernyataan Komisioner Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet, yang menyoroti Papua. Diplomat Indonesia untuk PBB menyampaikan pihaknya telah menyampaikan info akurat soal Papua kepada Komisioner Tinggi HAM PBB.

Pertama-tama, PTRI menjelaskan bahwa Bachelet telah menggelar jumpa pers dalam rangka setahun masa jabatannya, Indonesia tidak disinggung secara khusus melainkan bersama-sama dalam bahasan tentang protes massa yang terjadi di Hong Kong, Rusia, Honduras, Zimbabwe, dan India. Setelah itu, barulah Bachelet menyampaikan pernyataan pers terkait situasi di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Komisioner Tinggi HAM PBB menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban, baik sipil maupun aparat keamanan. Selain itu, KTHAM menegaskan pihaknya menyambut baik imbauan Presiden Joko Widodo dan pejabat tinggi Indonesia lainnya untuk melawan rasisme dan diskriminasi serta ajakan untuk berdialog dan pemulihan ketenangan.

“Beberapa hari sebelum press conference yaitu segera setelah terjadinya peristiwa di Papua, diplomat Indonesia di PTRI Jenewa telah melakukan serangkaian pertemuan dan komunikasi dengan pejabat kantor KTHAM. Pertemuan dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang lebih akurat terkait situasi di Papua, mengingat terdapatnya berbagai distorsi pemberitaan yang tidak mencerminkan situasi sebenarnya dan latar belakang kejadian,” demikian bunyi keterangan pers dari PTRI.