Desember 1, 2020

Doren Wakerkwa ditunjuk Tangani Permasalahan Pengunduran Diri Wabup Nduga

kabarmandala.com — Gubernur Papua, Lukas Enembe menunjuk Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa untuk menyelesaikan persoalan pengunduran diri Wakil Bupati Kabupaten Nduga, Wentius Miangge. Hal ini diungkapkan, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Muhammad Musaad di Jayapura, Senin (7/1) kemarin.

“Gubernur sudah menugaskan Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Doren Wakerkwa untuk memastikan dan menangani permasalahan pengunduran diri tersebut,” ujar Musaad. Diakuinya hingga kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua masih menunggu surat atau keterangan tertulis terkait pengunduran diri Wakil Bupati Nduga yang sempat viral belum lama ini

“Pasalnya, untuk mengundurkan diri dari jabatan tidak bisa hanya dengan lisan, harus ada pernyataan tertulis sesuai mekanisme berlaku,” ungkap Musaad. Menurut dia, sampai saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Doren Wakerkwa kepada Gubernur Papua Lukas Enembe terkait pengunduran diri tersebut.

“Pemerintahan memiliki sistem sehingga jika wabupnya tidak aktif maka masih ada bupati dan jajaran lainnya,” ujarnya. Musaad menjelaskan terkait pengunduran diri tersebut sifatnya hanya pernyataan dan belum resmi secara administrasi. “Selain itu, juga harus ada alasan yang tepat untuk mengundurkan diri karena ini seorang wakil bupati,” jelasnya

Dia menambahkan pernyataan pengunduran diri saja tidak bisa dijadikan patokan berdasarkan undang-undang sehingga pihaknya akan menunggu kepastian selanjutnya sesuai mekanisme. Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Nduga, Wentius Nimiangge dihadapan ratusan warga Nduga menyatakan sikap pengunduran dirinya dari jabatan Wakil Bupati yang masih tersisa 3 tahun ( periode 2017 – 2022).

Wentius kecewa karena penembakan warga sipil terus saja terjadi di wilayahnya sejak setahun lalu. Terakhir, kematian Hendrik Lokbere, yang tewas tertembak pada Jumat (20/12) malam saat hendak menuju Batas Batu, Distrik Kenyam. Belum diketahui pelaku penembakan terhadap korban. Saat ini tim investigasi TNI Polri masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.