Januari 17, 2021

Empat Terdakwa Kerusuhan ditolak eksepsi oleh Majelis Hakim

Kabarmandala.com – Dalam putusan sela yang dibacakan oleh Anggota Majelis Hakim I, Abdul Gafur Bungin, SH, menolak semua eksepsi atau keberatan yang disampaikan oleh Penasehat Hukum (PH) dari 4 orang terdakwa dan meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU), untuk sidang dilanjutkan ke pembuktian atau pemeriksaan saksi-saksi.

Kasus bentrok antara mahasiswa eksodus dan aparat keamanan yang terjadi pada tanggal 23 September 2019 kembali lagi disidangkan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Abepura, Kota Jayapura pada Selasa  (28/1) kemarin malam.

Sidang ini di pimpin oleh Majelis Hakim Ketua Maria. M Sitanggang, SH, MH dan Majelis Hakim Anggota I Abdul Gafur Bungin, SH dan Majelis Hakim Anggota II Muliyawan, SH, MH dengan agenda pembacaan putusan sela oleh Majelis Hakim (MH).

Dalam persidangan ini menghadirkan 4 orang terdakwa, masing-masing bernama Yogi Wenda, Jumbrif Kogoya, Elimus Bayage, dan Maya Kamarigi.

“Seluruh eksepsi atau keberatan dari Penasehat Hukum (PH) terdakwa ditolak dan meminta sidang terhadap 4 orang terdakwa dilanjutkan dengan agenda pembuktian atau pemeriksaan saksi-saksi,” kata Abdul, dalam surat putusan sela yang dibacakan di depan Penasehat Hukum terdakwa dan JPU serta didengar secara langsung oleh 4 orang terdakwa di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Selasa (28/1).