Desember 4, 2020

Fraksi PAN Menolak Pelantikan Pimpinan DPR Papua Definitif yang Terkesan Dipaksakan

kabarmandala.com — Bukan tanpa alasan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPR Papua Sinut Busup, SE M.Si, menolak menandatangai persetujuan pelaksanaan dipelantikan pimpinan DPR Papua yang rencananya akan di gelar Senin (16/12) pukul 19.00 WIT. “Saat rapat akan ditetapkannya waktu pelantikan pimpinan DPR Papua Devinitif, saya tidak menandatangani kesepakatan tersebut, karena waktunya kurang tepat dan terkesan dipaksakan,” katanya.

Dirinya mengatakan, ia sempat protes Ketua DPR Papua sementara Jhon Banua Rouw, pelantikan yang rencananya akan di gelar Senin, tidak melalui mekanisme yang benar, karena tata tertib pun masih belum selesai, yang saat ini prosesnya ada di Mendagri.

“Sebagian anggota dewan ada diluar daerah, tanggal 16 pelatikan, setelah itu tanggal 18 reses. Alangkah baiknya setelah Tatib selesai baru diumumkan untuk pelantikan pimpinan dewan devinitif, jadi setelah natal dan tahun baru,” terangnya. Diakuinya, rapat penetapan pelaksanaan pelantikan hanya dihadiri 6 orang anggota dewan dari 55 anggota dewan, dari 8 fraksi hanya 4 fraksi yang menyetujui, 4 fraksi lagi menolak.