Januari 17, 2021

Gunakan Lagu Bahasa Latin, Umat Asli Amungme Semarakan Natal di Kali Kabur

Kabarmandala.com – Meski dengan situasi Pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat umat Stasi Santo Ignasius Erel Piga yang berada di pinggiran Kota Mimika yakni Kali Kabur, Kampung Limau Asri Barat, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua merayakan Natal bersama.

Dalam Misa Natal di gereja yang hanya berukuran kurang lebih 9 x 7 meter berdinding serta berlantai papan kayu putih tersebut terasa khusuk dan membuat takjub, karena semua lagu-lagu dibawakan dalam bahasa latin oleh masyarakat asli Mimika, tepatnya Amungme bagian Agimuga.

Lagu-lagu yang dibawakan meskipun tanpa iringan musik, namun sangat syahdu saat sampai ke telinga orang yang mendengar. Lagu tersebut diantaranya adalah Kyrie Eleison, Sanctus, Agnus Dei, dan beberapa lagu lainnya yang ada pula dinyanyikan dalam bahasa daerah Amungme.

Pewarta Stasi Santo Ignasius, Marius Mesawarol bercerita gereja tersebut dibangun dari tahun 2006. Saat itu masih di rumah panggung yang ukuran kecil. Kini, berdasarkan swadaya umat meski hanya papan kayu putih namun umat di Kali Kabur tetap bersemangat dan rajin beribadah.

“Gereja ini swadaya umat sendiri hanya seng yang waktu itu Bapa Uskup bantu,” kata Marius kepada Seputarpapua.com, Jumat (25/12).

Dirinya berharap ada uluran tangan dari pemerintah maupun orang-orang yang baik untuk membantu agar umat di Kali Kabur bisa menikmati beribadah di gedung yang permanen berlapis beton.

“Kami memang berharap ada yang bisa membantu kami dan bisa membangun gereja yang baik, namun kami tetap berusaha agar gereja terus hidup di hati kami,”tuturnya.

Ia bercerita dalam mempersiapkan menyambut Natal, semua umat terlibat, diawali dengan alas tikar untuk membeli peralatan dekor gereja dan membuat kandang natal.

“Kami persiapannya seperti itu, untuk membuat kandang natal, dekor gereja, lalu kami juga rutin mengadakan latihan-latihan menyanyi termasuk lagu-lagu bahasa Latin yang merupakan identik dari kita umat Katolik,” ujarnya.