Mei 16, 2021

Hanya karena Masalah Asmara, Dua Kelompok Warga di Dok IX Jayapura bertikai

kabarmandala.com — Diduga karena masalah asmara, dua kelompok warga di kawasan Dok IX, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, saling serang menggunakan senjata tajam dan batu, Senin (28/4) malam. Dari data yang diperoleh aksi saling serang itu dilatarbelakangi masalah asmara, dimana pihak kelurga pria dan wanita terlibat adu mulut yang berbuntut perkelahian yang memicu saling serang antar warga. Untungnya aksi saling serang antar warga berhasil diredam pihak kepolisian.

Kasubag Humas Polresta Jayapura Kota AKP Jahja Rumra menerangkan aksi saling serang itu dilatarbelakangi masalah sepele antara dua keluarga. Bahkan saling serang ini merupakan yang kedua kalinya terjadi. “Sebenarnya kalau dilihat ini kasus lama dan pernah terjadi sebelumnya dan sudah diselesaikan, kalau disimpulkan ini dendam lama lantaran tidak ada restu dari kedua belah pihak keluarga, karena anak mereka menjalin hubungan,” ungkap Jahja

Jahja menerangkan awal dari aksi saling serang itu berawal cek-cok mulut ketika pihak keluarga dari pria mendatangi rumah keluarga wanita, “Zeth Waromi (46) mendatangi rumah Simson Imburi (63) untuk mencari anak laki-lakinya, lantaran dendam lama, terlibat cek-cok yang berbuntut pemukulan oleh keluarga Simson Imburi,” ujarnya.

Karena tidak terima dianiaya, Zeth Waromi langsung memberitahukan keluarganya di Kompleks Dok IX pasar ikan sehingga terjadi saling serang. “Usai dianiaya Zeth langsung memberitahukan keluarganya, seketika itu langsung melakukan penyerangan terhadap warga dibelakang belakang gereja Bethania menggunakan senjata tajam dan batu,” jelasnya.

Lanjut Jahja, untung kasus saling serang antar warga Kompleks Dok IX pasar ikan dan belakang gereja Bethania berhasil diredam anggota Polsek Jayapura Utara. “Tidak ada korban dalam pertikaian dua kelompok warga itu. Kasus ini kini dalam penanganan polsek Jayapura utara dimana kedua belah pihak sudah dipertemukan dan menjalani mediasi guna penyelesaiaan lebih lanjut,” tegas Jahja