Home / Tekno / Ini Siaran Pers Kominfo Tentang Pembukaan Akses Internet Di Papua & Papua Barat

Ini Siaran Pers Kominfo Tentang Pembukaan Akses Internet Di Papua & Papua Barat

kabarmandala.comPembatasan jaringan internet di Papua oleh Kominfo sejak 21 Agustus lalu, hingga saat ini masih banyak menuai kecaman warga di Papua. Beberapa hari sebelumnya, Menkopulhukam Wiranto menegaskan bahwa akses internet di seluruh Papua akan dinormalkan kembali jika situasi di Papua benar-benar kondusif selama 2 hari kedepan.

Artinya, pemerintah akan kembali menormalkan jaringan internet di Papua mulai 5 September 2019 jika situasi di Papua sudah kondusif. Namun hingga saat ini, belum seluruh wilayah Papua dan Papua Barat yang akses internetnya dinormalkan. Hal itu dipertegas dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh Kementerian Kominfo tanggal 4 September 2019.

DalamĀ Siaran Pers No. 170/HM/KOMINFO/09/2019, Rabu, 4 September 2019, Tentang Pemerintah Secara Bertahap Buka Blokir Layanan Data di Papua dan Papua Barat, ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Kominfo.

Lima poin penting tersebut adalah sebagai berikut :

1. Setelah berkoordinasi dengan instansi penegak hukum dan aparat keamanan dan mempertimbangkan sudah mulai pulihnya kondisi beberapa kabupaten di wilayah Provinsi Papua, mulai Rabu (4/9) Pukul 23.00 WIT, Pemerintah secara bertahap mulai membuka blokir atas layanan data internet di wilayah Papua dan Papua Barat.

2. Pembukaan blokir atas layanan data internet dilakukan di 19 Kabupaten di Provinsi Papua, yakni: Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak, Yapen, dan Kabupaten Sarmi.

Sementara untuk 10 kabupaten di Provinsi Papua yakni Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo danĀ Nabire, akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.

3. Pembukaan blokir atas layanan data internet juga dilakukan di 10 kabupaten di wilayah Provinsi Papua Barat yakni: Fakfak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak. Untuk Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kota Manokwari akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.

4. Pembukaan kembali blokir atas layanan data di sejumlah besar wilayah Papua dan Papua Barat dilakukan setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum/keamanan setelah mempertimbangkan situasi keamanan di wilayah-wilayah tersebut sudah pulih atau normal serta mempertimbangkan sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua sudah mulai menurun.

5. Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.

Pemerintah kembali menghimbau untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.

About redaksi

Check Also

Menkominfo Mencabut Pemblokiran Internet di Papua Barat

kabarmandala..com — Kementerian Komunikasi dan Informatika di Papua Barat menyatakan pemblokiran internet dicabut sejak kemaren. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *