Home / Tekno / Internet of Things Kini Sudah Merambah Papua

Internet of Things Kini Sudah Merambah Papua

kabarmandala.com — Kemajuan teknologi digital kian tak terbendung. Kebutuhan akses yang kian memudahkan kehidupan manusia kini bisa terwujud melalui teknologi digital ini, salah satunya melalui teknologi internet of things (IoT). Kemudahan IoT di Indonesia kini juga semakin mudah didapatkan berkat pengembangan teknologi dari PT Telkom. IoT milik PT Telkom kian diminati masyarakat Indonesia, bahkan hingga sampai ke Papua.

Menurut Tribe Leader IoT Platform PT Telkom, I Ketut Agung Enriko, pihaknya memasang Smart Penerangan Jalan Umum (PJU) pada 5 titik di ibukota Provinsi Papua tersebut pada pada 18-20 Februari. “Hal itu atas permintaan implementasi smart city oleh wali kota Jayapura sebagai bagian persiapan menjelang pelaksanakan PON 2020 pada Oktober nanti,” kata Enriko  Sabtu (29/2/2020).

Menurut Enriko, Tim Tribe IoT Telkom bersama tim Mitratel dan Witel Papua melakukan intalasi gateway berteknologi LoRa (Long Range) serta PoC (Proof of Concept) dari Smart PJU pada 5 titik di kota Jayapura. Disebut Smart PJU karena alat ini dilengkapi sensor yang bisa menyala atau mati merujuk sensor cahaya serta bisa memantau kondisi lampu (on/off/rusak) secara dari jauh yakni dengan memantau dari dashboard.

Kegiatan dimulai 18 Februari ketika tim Mitratel menginstalasi 1 gateway LoRa di lokasi dekat rumah jabatan Walikota Jayapura di daerah Entrop. Instalasi selesai tanggal 19 dan telah dilakukan ujicoba yang mana rata-rata cakupan area sampai 2 hingga 4 km. “Tim Tribe IoT mulai melakukan instalasi lima sensor Smart PJU di 5 titik yaitu Rumah jabatan Walikota, SMK 4 Jl Abepura, Madrasah Jl Abepura, Jalan Alternatif Entrop 1, dan Jalan Alternatif Entrop 2, Pada tanggal 20,” katanya.

Enriko menambahkan, produk percontohan itu direncanakan berlangsung selama 1-2 bulan untuk ke depannya akan dievaluasi dan negosiasi komersial oleh tim Witel Papua. Telkom memproyeksikan dapat mengambil peluang ini karena di Kota Jayapura ada 6000 titik lampu, belum di Kabupaten Jayapura serta kota/kabupaten lainnya.

Selain di Papua, masih sepanjang Februari ini, kata Enriko, pihaknya juga menginstalansi LoRa di Jabodetabek. Targetnya pada akhir 2020 ini, jaringan LoRa akan mencakup Pulau Jawa dan beberapa kota penting lain seperti Denpasar, Medan, Makassar, Penajam Paser Utara (ibukota negara baru), Musi Banyuasin, Lampung, dan Jayapura.

“Oleh sebab itu, mulai bulan Desember 2019, tim squad LoRa telah mulai menginstalasi gateway LoRa di Jabodetabek. Sampai minggu ketiga Februari 2020, tim telah berhasil instalasi 49 gateway dengan mayoritas di Jakarta, diikuti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,” tutur Enriko. Enriko menyebutkan bahwa berdasarkan hasil drive test, kurang lebih 95 persen area Jakarta telah tercakup LoRa. Setelah jaringannya tergelar, tugas selanjutnya memonetisasi jaringan tersebut.

Sementara sampai saat ini, beberapa peluang sedang dijajaki antara lain Smart Meter Gas PGN dengan potensi 400.000 perangkat, Lippo Karawaci potensi 1.000 perangkat, AMG Alfamart 1.500 perangkat. “Selain itu, tim Tribe IoT juga sedang melakukan PoC di Musi Banyuasin potensi 47 ribu perangkat, dan Gunung Madu Plantation Lampung potensi 7 gateway,” katanya.

Check Also

Bantuan perangkat Internet untuk kemajuan di Papua

kabarmandala.com — Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memberikan bantuan perangkat jaringan internet Nusantara sebanyak 138 perangkat …