November 26, 2020

Issu tentang PON dibahas di Ratas bertempat di Istana Kepresidenan

kabarmandala.com — Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memimpin langsung Rapat Terbatas Pembahasan Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XX Tahun 2020 di Provinsi Papua di Istana Presiden Jakarta, Jumat, (17/1).

Dalam pembukaannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa PON XX ini bukan sekedar pesta olahraga. “Tadi bapak presiden menyampaikan bahwa semangat yang menyertai PON adalah semangat untuk menjalin persaudaraan, persatuan dan solidaritas antar daerah,” kata Alexander Kapisa, Plt. Kadis Orda Papua di kompleks Istana Presiden setelah Ratas.

Menurutnya, Presiden setelah menyimak pemaparan dari Wakil Gubernur, Klemen Tinal, tentang kemajuan penyiapan venue dan penyelenggaraan PON di bulan Oktober nanti, optimis bahwa PON tetap akan dilaksanakan tepat waktu.

“Tadi bapak Wagub sudah menjelaskan dengan detail persiapan-persiapan yang terus kita lakukan seperti penyiapan venue, infrastruktur pendukung PON seperti akkmodasi dan transportasi serta peralatan pertandingan yang dibutuhkan. Dari penjelasan pak Wagub inilah kemudian pak Presiden meminta kepada semua jajaran kabinet untuk membantu kesuksesan PON,” ungkap Kadis Orda.

Dalam pemaparan Wagub itu, lanjut Alex, ada 3 pending issu yang disampaikan, yaitu tentang akomodasi, pengadaan peralatan pertandingan serta pembiayaan. “Berkaitan dengan pending issu yang disampaikan oleh Bapak Wagub, Presiden Jokowi telah memerintahkan jajaran kabinet dan TNI/Polri untuk segera memikirkan bagaimana cara mengatasi tiga issu utama tersebut,” kata Alexander Kapisa.

Berkaitan dengan hasil lengkap dari Ratas ini, sambung Alex, pihaknya menunggu risalah lengkap Ratas dalam beberapa hari ini agar dapat memberikan informasi lengkap kepada media massa.