April 20, 2021

Jejak brutal KKSB OPM sepanjang 2019 menewaskan 20 orang

kabarmandala.com — Sepanjang tahun 2019, Kepolisian Daerah Papua mencatat 23 kasus penembakan yang dilakukan oleh KKSB OPM di beberapa wilayah di Provinsi Papua. Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menjelaskan rangkaian penembakan tersebut menyebabkan 20 korban meninggal dunia, baik berasal dari pihak aparat TNI atau Polri maupun masyarakat sipil.

“Anggota TNI meninggal dunia sebanyak 8 orang, anggota Polri 2 orang dan masyarakat sipil sebanyak 10 orang,” kata Paulus di acara refleksi akhir tahun di Polda Papua, Jayapura, Sabtu (28/12).

Teror penembakan yang dilakukan KKSB OPM tersebut terjadi di wilayah Puncak Jaya, Jayawijaya, Mimika dan Paniai. Paulus pun menambahkan, muncul kelompok baru pimpinan Egianus Kogoya yang melakukan aksi penembakan sepanjang 2019.

Egianus merupakan pimpinan KKSB OPM yang melakukan aksinya di wilayah Nduga dan saat ini diduga bersembunyi di hutan wilayah Kuyuwage, Kabupaten Lanny Jaya. Kelompok Egianus telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap 17 orang pekerja Istaka Karya di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga pada tahun 2018.

Untuk memberantas aksi KKSB OPM tersebut, pada tahun 2020, Polda Papua pun akan tetap menggunakan upaya hukum dengan bekerja sama dengan pihak terkait. “KKSB OPM menjadi ancaman yang menimbulkan ketakutan bagi semua orang, jadi kita akan lakukan upaya-upaya sedemikian rupa, termasuk melakukan sinergitas, keterpaduan dengan semua stakeholder yang punya tugas menciptakan situasi kamtibmas di wilayah Papua,” kata Paulus.