Oktober 22, 2020

Kapolda dan Pangdam Akan Turun Langsung menyelesaikan pertikaian di Maberamo

kabarmandala.com — Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih  mengungkapkan  bahwa  tim investigasi gabungan  telah diturunkan  ke lokasi kejadian. Bahkan  dirinya bersama  Pangdam  turun langsung ke lokasi  kejadian di Mamberamo.  Kapolda menyebut penyelidikan masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang dikomandoi Danrem,  Danpomdam, Pasiintel,  Dirintel, Bidkum dan Kabid Propam yang dibantu oleh Kapolres dan Dandim.

“Sebagai pengendali komando, jaga anggota kita. Selalu melakukan komunikasi dengan anggota dan segala bentuk permasalahan diselesaikan sampai tuntas. Karena akan menimbulkan potensi-potensi permasalahan lainya dari pihak-pihak luar menghangatkan permasalahan tersebut. Yang nantinya disalahartikan oleh anggota di lapangan seperti yang terjadi di Mamberamo Raya,” ucap Kapolda dalam arahannya kepada Komandan Satuan TNI-Polri di Merauke, Jumat (17/4).

Ia berharap, kejadian di Mamberamo Raya pada Minggu (12/4) lalu, tidak lagi terjadi lagi di wilayah lain. “Dimana anggota harus melakukan langkah-langkah humanis, serta tunjukan dinamis kemampuan person dan buatlah prestasi-prestasi,” tambahnya.

Berkaitan dengan  harapan dari para orang tua  korban  tersebut,  Kapolda Paulus  W aterpauw  mengungkapkan  bahwa dirinya  sudah menyampaikan melalui Karo SDM Polda Papua  untuk menginventarisasi data. Karena saat  ini sedang  dilakukan rekruitmen bintara umum.   “Siapa tahu ada dari keluarga almarhum ini  ada anak   yang memenuhi syarat dan  sudah  lulus SMA serta masih usia mudah 21 atau kurang  dari itu. Kita akan akomodir dan siapkan mereka. Saya pikir bagian komitmen  untuk kita melihat bagaimana rasa duka  dari keluarga  terutama di Mappi  dan  Merauke. Jadi nanti kami berkomitmen bersama dengan Bapak Pangdam bagaimana untuk memberikan sedikt  prioritas anak-anak kita dari wilayah ini  sehingga apa  yang   terjadi   kemudian hilang bersama dengan penggantinya,” tegasnya.

Kapolda Paulus Waterpauw juga menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Dirinya meminta keluarga duka  untuk tetap kuat. “Apa hikmah dibalik kejadian ini merupakan  bagian yang kita  renungkan bersama. Karena kejadian itu bertepatan dengan Paskah Agung,” tuturnya.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Merauke, Pangdam dan Kapolda Papua tiba di bandara Mopah Merauke menggunakan pesawat boeing milik TNI AU. Kabupaten Merauke merupakan daerah ketiga yang dikunjungi dua pimpinan TNI dan Polri di Papua ini setelah mengunjungi Kabupaten Mamberamo Raya dan Mimika.