Oktober 22, 2020

Kapolda Papua: Yang Malas Awasi Penyelundupan Senjata akanDimutasi ke Pegunungan

kabarmandala.com — Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengistruksikan kepada segenap jajaran anggota POLRI untuk senantiasa waspada terhadap upaya penyusupan paham radikal dan penyelundupan senjata ke wilayah Papua. “Tetap waspada dan ikuti perkembangan situasi diwilayah masing-masing dengan mengedepankan Fungsi Binmas, lakukan kunjungan secara baik dan konsisten kepada masyarakat, guna terciptanya kedekatan dan kebersamaan dalam menjaga situasi Kamtibmas diwilayah masing-masing,” kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw saat tatap muka dengan jajaran Polres Biak Numfor dan anggota Brimob Kompi 1 Bataliyon C Biak.

Adanya dugaan penyelundupan senjata dan amunisi kepada kelompok-kelompok tertentu yang diperkirakan masuk melalui Negara Filipina, Kapolda Papua mengingatkan, Kasat Sabhara dan Kasat Intel agar rutin melaksanakan Patroli serta memasang jaringan pada wilayah perairan di Kabupaten Biak Numfor. Tatap muka Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di jajaran Polres Biak Numfor diawali dengan pemaparan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Biak Numfor disampaikan Kapolres AKBP Mada Indra Laksanta S.Ik, M.Si.

Kapolda juga mengingatkan agar jajaran anggota Polres Biak Numfor melaksanakan tugas dengan baik, semangat dan rajin untuk melayani melindungi dan mengayomi masyarakat. “Karena apabila terdapat anggota yang malas kerja, tidak rajin, serta tidak semangat maka ada dimutasi ke beberapa Polres Pegunungan. yang menantikan kehadiran anggota untuk di tugaskan ke beberapa Polres tersebut,” tegas

Kapolda mengatakan ia melakukan beberapa perjalanan dari Kabupaten, Timika, Biak Waropen dan Kembali ke Kabupaten Biak Numfor untuk memantau keadaan dan situasi agar tetap aman dan kondusif di wilayah Papua. “Terima Kasih kepada anggota yang telah menyambut Kapolda dengan yel-yel yang mana menunjukkan rasa kebersamaan dan semangat anggota, Kapolda ingin menyampaikan bahwa kebijakan bapak Kapolri saat ini yaitu menginginkan agar anggota lebih bekerja,” kata Kapolda Papua pada tatap muka dengan jajaran Polres Biak, Senin malam.

Irjen Paulus Waterpauw mengajak, untuk menghilangkan kepentingan tugas yang menimbulkan korupsi, kolusi dan nepotisme yang mana pengusulan dalam kenaikan pangkat serta terkait mutasi jabatan dan lainnya di tubuh Polri agar melalui jenjang karir dari pimpinan, tidak ada titip menitip dari petinggi Polri maupun pejabat pemerintahan yang ada.

“Kapolri juga menginginkan agar kita memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing baik dari satuan maupun staf untuk dijalankan dengan benar dan yakin apabila telah dilaksanakan dengan baik maka akan dinilai baik oleh pimpinan,” ungkap Irjen Paulus Waterpauw. Ia mengatakan, kecepatan laporan agar diatensi untuk dilanjutkan kepada pimpinan yang lebih tinggi sehingga siapapun dia apabila memahami tupoksinya dengan baik maka akan menjadikan Polri semakin baik dan semakin maju.

Kapolda menambahkan, ia berada di Polres Biak Numfor hanya mengingatkan semua bahwa pentingnya memahami tugas pokok peranan dan fungsi satuan masing-masing. Sebagai Kapolda, menurut Irjen Paulus Waterpauw, ia mengapresiasi Kapolres dan jajaran yang mana dalam laporan Polres Biak Numfor mendapatkan hibah tempat/tanah untuk dibangun Polsek dari masyarakat adat.

“Hal ini menunjukkan bahwa Polri secara fungsional dapat menjalankan tugas pokok, peran dan Fungsi dengan baik dari masing-masing satuan yang dinilai baik oleh masyarakat,”katanya.Kapolda Papua mengapresiasi Kapolres Biak beserta jajaran yang luar biasa dalam menjalankan tugas untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Polres Biak Numfor yang aman dan kondusif.

“Jaga penampilan anggota Polri baik perorangan, serta jaga kesehatan guna pelaksanaan tugas dengan baik sehingga pengikatan anggaran serta tunjangan kinerja bagi kesejahteraan anggota Polri,”harapnya. Terkait adanya Polsek di daerah kepulauan yang belum ada sarana transportasi, menurut Kapolda, agar Kapolres, Waka dan Kabag Ren untuk mengakomodir dengan membuat surat untuk diajukan secara berjenjang kepada Kapolda sampai dengan Kapolri agar mendapat perhatian.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw berterima Kasih kepada Kapolres beserta jajarannya dalam membuat pelayanan satu atap guna penilaian Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi yang akan dinilai pada bulan Maret. “Saya mengucapkan banyak terima kasih terkait Pendaftaran Calon Bintara Noken Tahun 2020 yang mendapat bantuan dari pihak Pemda Biak Numfor,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan Pilkada Di Kabupaten Supiori yang mana Kabupaten Biak Numfor mendapat imbas pelaksanaannya, mereka mendoakan agar pelaksanaan kegiatan Pilkada di Kabupaten Supiori dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Khusus penanganan Laka Lantas, saya mengharapkan kepada Kasat Lantas untuk membagi anggota dengan baik dalam pelaksanaan razia dan pendekatan kepada masyarakat guna menekan angka kecelakaan yang dinilai tinggi di Kabupaten Biak Numfor,” harap Kapolda.

Tingkatkan kesiapan anggota yang maksimal dalam pelaksanaan pelayanan khususnya bagi anggota lantas kepada masyarakat, menurut Irjen Paulus Waterpauw, bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah masing-masing.

Kapolda mengatakan, untuk satuan Reserse untuk meningkatkan penyidikan terkait penanganan kasus tindak pidana Korupsi, sehingga terciptanya keberhasilan dalam penanganan kasus. “Tingkatan dan libatkan fungsi Polwan dalam pelaksanaan tugas masing-masing, contohi pegawai wanita pada instansi BUMN maupun BUMD sehingga Polwan jangan mau kalah,” tambah Kapolda Papua.

Kapolda mengatakan situasi di wilayah Polda Papua sudah sangat luar biasa, Irjen Paulus mencontohkan, seperti kejadian di wilayah Kabupaten Waropen, di wilayah Timika sehingga perlunya kinerja yang lebih ekstra dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Irjen Paulus Waterpauw berharap agar anggota meningkatkan kemampuan personil dalam menyikapi era modern sehingga dapat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin hari akan semakin meningkat yang dapat mempengaruhi situasi Kamtibmas ditempat atau wilayah tugas masing-masing.

“Antisipasi masuknya paham radikalisme diwilayah masing-masing yang mana di Jayapura telah ditangkap 7 Orang yang terkait paham radikalisme,”ujarnya.  Sedangkan untuk pengembangan tingkat Polres yang mana akan dipimpin berpangkat Kombes, lanjut Kapolda Irjen Paulus Waterpauw, meminta agar Kapolres beserta jajarannya untuk membuat konsep dalam peningkatannya tetap semangat dalam bekerja melaksanakan tugas dengan baik.