November 30, 2020

kelompok KKB masuk ke Ilaga membuat warga pada turun ke Timika

kabarmandala.com — Terkumpulnya kelompok bersenjata di Ilaga, ibukota Kabupaten Puncak, Papua menyebabkan kontak tembak terus terjadi dengan pasukan TNI-Polri beberapa hari belakangan ini. Warga di daerah itu menjadi takut dan memilih turun ke Timika, Kabupaten Mimika untuk mengamankan diri.

“Hampir rata-rata kelompok bersenjata ini sudah kumpul semua di Ilaga, dan itu mereka sudah masuk,” kata Bupati Puncak, Willem Wandik saat ditemui di Bandara Mozes Kilangin Timika, Senin (30/9). Willem mengatakan, kontak tembak antara kelompok bersenjata dengan pasukan TNI-Polri terus terjadi. Situasi itu membuat masyarakat merasa tidak tenang, ditambah beberapa hari yang lalu terjadi aksi penembakan terhadap tukang ojek dan penjaga kios.

“Masyarakat sipil yang ada di kota Ilaga, baik itu warga pedagang, bahkan masyarakat setempat, juga jadi panik. Sehingga ada di sudut-sudut, mereka (Kelompok bersenjata) sedang ada di kota Ilaga,” kata Willem Wandik. Bupati Puncak meminta penerbangan dari Timika ke Ilaga dan sebaliknya, agar tidak dihentikan. Sebab banyak masyarakat yang sudah menunggu di Bandara Aminggaru Ilaga untuk ke Timika.

“Saya minta penerbangan yang ada harus naik ke Ilaga. Untuk masyarakat saya yang ada di bandara harus kasih turun ke Timika,” tegasnya. Warga sipil yang tiba dari Ilaga.

Yohanes, seorang warga Ilaga yang baru tiba di Timika, mengatakan, jumlah warga yang saat ini menunggu penerbangan untuk ke Timika berkisar 500-an orang. Bahkan, kata dia, kelompok bersenjata siang ini melakukan aksi pembakaran terhadap bangunan milik warga di kampung Kimak, dan sempat terjadi kontak tembak.

“Siang ini mereka bakar rumah lagi, terus baku tembak dengan TNI-Polri. Tadi kita sudah naik pesawat baru Bupati tiba, lalu ada beri imbauan ke masyarakat juga,” ujar Yohanes.