November 26, 2020

Kemendagri akan mengkroscek Info ke Gubernur Papua terkait Wabup Nduga yang mundur dari jabatannya

kabarmandala.com — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal mengonfirmasi kabar pengunduran diri Wakil Bupati (Wabup) Nduga Wentius Nimiangge kepada Gubernur Papua Lukas Enembe. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri Bahtiar mengaku belum mengetahui kabar pengunduran diri Wentinus. Bahtiar mengatakan baru tahu kabar tersebut dari media.

“Belum ada (surat pengunduran diri) tertulis. Nanti kami cek kepada gubernur/Pemprov Papua sebagai pembinanya,” kata Bahtiar , Selasa (24/12). Bahtiar menyatakan merujuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah memiliki tugas melakukan pembinaan ke bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota.

“Pembinaan bupati, wali kota dan wakil bupati, wakil wali kota oleh gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah,” ujarnya. Namun, Bahtiar tak merespons saat ditanya alasan mundur Wentinus lantaran kecewa dengan pemerintah pusat dalam merespons konflik di Kabupaten Nduga.

Wentinus kecewa karena masih banyak warganya yang mengungsi. Ditambah lagi, korban tewas dari warga sipil yang terus berjatuhan sejak konflik Nduga pada Desember 2018. Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rahman juga tak mau merespons soal alasan mundur Wentinus tersebut. Fadjroel meminta masalah ini ditanyakan kepada Kemendagri.

Sebelumnya, Wakil Bupati Nduga, Papua, Wentius Nimiangge mengundurkan diri dari jabatannya di hadapan masyarakat Nduga, Selasa (24/12). Wentius mengundurkan diri sembari mengaku tak sanggup melihat sejumlah kekerasan hingga pembunuhan yang menimpa warga sipil. Wentius mengatakan jabatannya dilepas oleh jenazah-jenazah warga Nduga, termasuk jenazah ajudan dan sopirnya yang turut tewas ditembak. “Karena jabatan itu pertama dilepas dengan jenazah, ini supir saya yang ditembak, ajudan saya,” kata Wentius melalui sambungan telepon, Selasa (24/12).