November 30, 2020

KSOP Merauke Larang Kapal Berlayar karena cuaca

kabarmandala.com — Dalam beberapa hari terakhir, cuaca buruk tengah terjadi di laut Arafuru, dengan tinggi gelombang antara 3 hingga 5 meter. Demi alasan keselamatan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Merauke mengeluarkan larangan berlayar.

Kepala KSOP Kelas IV Merauke, Turki R Sully menjelaskan, kondisi laut dengan gelombang tinggi seperti saat ini, sangat beresiko dan menjadi zona tidak aman untuk dilalui. Terlebih kapal nelayan maupun kapal perintis yang melayani antar pulau.

“Sudah kami keluarkan himbauan kepada nahkoda, perusahaan pelayaran, dan para pemilik kapal yang berada di Merauke, Kumbe dan sekitarnya yang akan mengadakan pelayaran, untuk ditunda terlebih dahulu sampai kondisi cuaca memungkinkan berlayar,” ujarnya pada Jumat (21/2).

Saat ini, lanjutnya, sejumlah kapal harus menunda keberangkatan berlayar, sampai nantinya ada laporan BMKG Merauke terkait kondisi cuaca bila telah berangsur normal. Dikatakan, pemberitahuan kondisi cuaca yang buruk atau ekstrim saat ini sudah disampaikan kepada perusahaan pelayaran di daerah. Pihak pelayaran pun memahaminya.

“Jangan ada yang nekat berlayar, karena dapat beresiko,” katanya. Data prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, Jumat (21/2), tinggi gelombang diperairan laut Arafuru bagian timur, 3-5 meter. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini berpotensi terjadi angin kencang dengan kecepatan 40-60 km/jam.