Oktober 29, 2020

Kumpulan Gapensi Jayawijaya Pastikan Isu Unjuk Rasa Pengusaha Papua adalah Hoaks

kabarmandala.com — Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Jayawijaya memastikan sebaran isu yang mengatasnamakan pengusaha Papua di Wamena akan melaksanakan unjuk rasa adalah tidak benar atau hoaks. Ketua Gapensi Kabupaten Jayawijaya, Fred Huby mengklaim isu yang disebarkan menyebutkan pengusaha Papua akan melakukan aksi  unjuk rasa mulai 11 Maret -18 Maret 2020.

“Isu ini sengaja disebarkan oleh oknum tak bertanggungjawab. Kami kaget melihat informasi yang disebarkan dan mengatasnamakan pengusaha Gapensi Jayawijaya. Ini sebenarnya siapa yang melakukan penyebaran berita bohong?” kata Fred, dalam keterangan pers di Wamena, Kamis 12 Maret 2020. Atas sebaran isu ini, Gapensi Jayawijaya minta aparat penegak hukum untuk mencari dan menindak penyebar berita bohong tentang pengusaha Papua. “Polisi atau pihak manapun harus mengusut ini, agar tak terdampak pada kenyamanan masyarakat Jayawijaya,” ujarnya.

Fred menyebutkan untuk pembangunan infrastruktur yang menjadi tanggungjawab pengusaha Papua, saat ini Gapensi Jayawijaya sudah membagi secara merata kepada pengusaha Papua. “Sehingga jika ada informasi yang menyatakan pengusaha Papua akan unjuk rasa masalah pembangunan ruko adalah tak benar atau hoaks,” jelasnya. Walau begitu, Fred mengakui ada sebagian pengusaha asli Papua yang ingin terlibat dalam pembangunan rumah tipe 36 yang dikerjakan oleh Zipur, tapi pekerjaan yang dilakukan Zipur sudah  melalui kontrak dan tidak menjadi urusan dengan pengusaha asli Papua.

Namun, Gapensi Jayawijaya telah berkoordinasi dengan Zipur, jika ada paket pekerjaan yang yang bisa di-subkan kepada pengusaha asli Papua, akan diberikan. “Hasilnya, Zipur memberikan pengerjaan sebanyak 10-11 rumah tipe 36 kepada pengusaha asli Papua dan tak ada masalah,” ujarnya.