April 21, 2021

Mabes Polri Berikan Kuota Pra Bintara Noken 126 Orang untuk Polda Papua Barat

kabarmandala.com — Mabes Polri membuat program pra bintara noken yang diperuntukan khusus untuk putra asli Papua dengan memberikan kuota pra bintara noken sebanyak 126 orang untuk Polda Papua Barat. Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Turnagogo Sihombing melalui Kabid Humas AKBP Mathias Krey menjelaskan ada 2 kategori yang bisa masuk menjadi calon pra bintara noken.

Kategori pertama yaitu bapak dan ibu adalah orang asli papua (OAP), kategori kedua bapak papua dan mama pendatang atau sebaliknya bapak pendatang dan mama orang papua. “Polda Papua Barat hanya dapat kuato dari Mabes Polri sebanyak 126 orang. Jadi untuk penambahan kuato, keputusannya ada di Mabes Polri. Kami tidak punya kewenangan, kita hanya mengikuti aturan yang ditetapkan pusat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, program pra bintara noken baru pertama kali dilaksanakan Polda Papua Barat sebagai kebijakan Kapolri untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri, khusus OAP.“Pendaftaran dibuka di Polres di wilayah Polda Papua Barat. Saat ini, baru dua Polres yang membuka pendaftaran pra bintara noken. Yakni Polres Teluk Bintuni dan Sorong Kota,” katanya.

Dalam penerimaan pra bintara noken, sambung Mathias, tidak dipungut biaya alias gratis. Jika oknum-oknum yang memanfaatkan calon pra bintara dengan meminta sejumlah uang, katanya, maka segera dilaporkan ke Polda Papua Barat untuk ditindak tegas.

Mathias menjelaskan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam penerimaan pra bintara noken yaitu tinggi badan minimal 160 cm dan daerah pegunungan minimal 158 cm. Kemudian belum pernah menikah, sudah tamat SMA/sederajat dengan batas umur 24 tahun, lulusan D3 batas umur 25 tahun dan lulusan S1/DIV umur 26 tahun.

Pendafataran bisa dilakukan secara online dengan mengakses /banoken.penerimaan.polri.go.id