Oktober 28, 2020

Mantan Anggota KKSB/OPM Kodap V Papua Serahkan 1 Pucuk Senpi Kepada Satgas pamtas

kabarmandala.com — Dengan niat ikhlas ingin membersihkan kampungnya dari keberadaan senjata simpanan mantan TPN/OPM, secara sukarela satu warga masyarakat mantan Anggota KKSB/OPM Kodap V wil. Papua Selatan telah menyerahkan satu pucuk senjata api kepada Satgas Pamtas Yonif 406/CK. Hal ini disampaikan Dansatgas Yonif 406/CK Letkol Inf. Andy Soelistyo K. P., S. Sos. M.Tr. (Han) di Boven Digoel, Papua, Minggu (19/4/20).

Dansatgas Yonif 406/CK mengungkapkan, bahwa penyerahan senpi jenis Engkelop oleh masyarakat a.n. Sdr. Antonius Wanggimop (Mantan anggota KKSB/OPM) kepada Danpos Amoan Lettu Inf Faisal, S.T. Han yang bertempat di Pos Amoan adalah merupakan wujud Keberhasilan dan kerja keras dari anggota Pos Amoan didukung Dankipur B Lettu Inf Buyung Asmoro dalam menjalankan pembinaan teritorial dan penggalangan terhadap masyarakat yang merupakan Mantan Anggota KKSB/OPM Kodap V wil. Papua Selatan

“Pendekatan dengan mengedepankan sifat kekeluargaan dan memberi perhatian guna membantu mengatasi kesulitan Masyarakat di Kampung Kawangtet dan Kampung Amoan telah memberikan keyakinan bagi masyarakat untuk menerima dan menganggap para Prajurit Satgas Yonif 406/CK yang bertugas di Pos Amoan sudah seperti keluarga sendiri, sehingga masyarakat Kawangtet dan Amoan percaya untuk menyerahkan senpi yang masih disimpan oleh masyarakat yang dulunya merupakan mantan anggota KKSB/OPM,”kata Dansatgas Yonif 406/CK.

Ia menambahkan, penyerahan satu pucuk senjata api jenis Engkelop yang dilakukan oleh Sdr. Antonius Wanggimop juga melalui penggalangan secara bertahap dan terencana oleh Dankipur B Lettu Int Buyung Asmoro dan Lettu Inf Faisal dengan di bantu oleh personel Pos Amoan.

“Sehingga pada Hari Minggu, 19 April 2020, Sdr. Antonius Wanggimop berangkat dari rumahnya yang berada di Kampung Kawangtet menempuh perjalanan dengan jalan kaki guna menuju ke Pos Amoan untuk menyerahkan satu pucuk senjata api jenis Engkelop kepada Pos Satgas Yonif 406/CK di Amoan,”ujarnya.

Dansatgas selalu menekankan kepada prajuritnya agar dalam setiap kegiatan teritorial selalu memberikan perhatian dan berupaya membantu kesulitan masyarakat, kita hadir untuk masyarakat dengan tetap berpedoman pada tugas-tugas sebagai Satuan Pengamanan Perbatasan RI-PNG. “Semakin kita sayangi rakyat di lingkungan kita maka mereka juga akan menyayangi dan menjaga kita. Kita adalah Ksatria Pelindung Rakyat,”pungkasnya.

Menurut pengakuan dari Sdr. Antonius, saat ini dia berupaya untuk membersihkan sisa-sisa senjata yang masih disimpan oleh Masyarakat mantan anggota KKSB/OPM, Antonius juga menyampaikan bahwa dia tidak ingin ada pertikaian dan konflik akibat masih adanya sisa-sisa senjata tersebut, yang kami inginkan Kampung kami hidup dalam Damai dan sejahtera, Jangan ada lagi ada korban manusia, karena itulah saya berusaha untuk membujuk masyarakat yang masih menyimpan senjata agar tidak perlu lagi menyimpannya,”tuturnya.

Hadir dalam penyerahan senjata api tersebut antara lain Pasi Intel Satgas Yonif 406/CK Kapten Inf Karno, Danpos Amoan Satgas Yonif 406/CK Lettu Inf Abdul Faisal, S., T. Han, Wadanramil Mindiptana Lettu Inf Simanjuntak R. beserta 4 orang anggota,1 orang Anggota Polsek Mindiptana Bripda Stevanus Merom.