Oktober 21, 2020

Memeriahkan Tahun Baru 2020 Lomba Balap Perahu di Serui, Papua

Kabarmandala.com – Ratusan penonton terlihat berjejer menikmati perlombaan balap perahu itu. Kebanyakan diikuti oleh nelayan dan juga pemuda, yang berasal dari Kampung Ambai, Yawakukat, dan Angkaisera. Kegiatan diapresiasi salah satu warga Merani mengatakan, pemerintah dinilai mampu mengangkat kebudayaan tanah Papua secara apik.

Dalam rangka memeriahkan tahun baru 2020, puluhan nelayan dari tiga kampung di Kabupaten Kepulauan Yapen ikut perlombaan balap perahu pada Senin, 2 Januari 2020. Lomba balap perahu ini dipusatkan di Pelabuhan Kapal Feri, Kampung Kaboena, Distrik Angkaisera, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kegiatan yang dibawahi Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) baru kali pertama dilakukan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Lomba balap perahu bertujuan untuk mengangkat olahraga di daerah dan untuk menyemangati para pemuda mencintai olahraga air seperti ini. Sehingga kedepan event besar dan berdampak positif bagi Kabupaten Kepuluan Yapen.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Frans Sanadi secara resmi membuka acara itu mengatakan, even ini diharapkan kedepannya mampu mengundang animo masyarakat dan wisatawan untuk mau berkunjung ke Kepulauan Yapen.

“Ketangkasan mereka ini sangat unik, selain cepat dalam membawa perahu mesin, tapi juga menampilkan atraksi unik yang disukai penonton. Kedepan even ini akan digelar tiap tahun, agar bisa jadi referensi wisatawan. Saya harap seperti ini terus dipertahankan, jangan melihat besar kecilnya hadiah, tapi harus semangat mendukung even seperti ini untuk kemajuan Yapen,” jelas Frans.

Hal begini sudah lama sekali jarang ada di Yapen. Kebetulan saya tugas di luar Serui, tapi ketika ada info perlombaan balap perahu, saya langsung bawa keluarga untuk liburan ke Serui. Terima kasih untuk pemerintah daerah yang masih mau mengangkat olahraga tradisional dan budaya balap perahu di kalangan nelayan dan masyarakat kampung,” jelas Merani.

Perahu yang diikutkan lombakan rata rata memiliki panjang 3-5 meter dengan kapasitas penumpang 2-5 orang. Perahu dihias sedemikian indahnya. Perlombaan perahu ini yang diikuti oleh 27 perserta itu, diikuti pula dari wilayah Nabire dan Waropen.