Oktober 21, 2020

Mendagri menerima usulan Provinsi Papua menjadi Provinsi Papua Tabi

kabarmandala.com — Pemerintah pusat memastikan Provinsi Papua Tabi yang semula diusulkan sebagai daerah otonomi baru di Provinsi Papua ada kendala untuk dimekarkan. Hal ini karena ibu kota Provinsi Papua masih berada di dalam wilayah Tabi.

Oleh karena itu, nama provisi Papua diusulkan untuk diubah namanya menjadi Provinsi Papua Tabi. Hal ini disampaikan perwakilan masyarakat adat Tabi, Ondofolo Yanto Eluay saat menyerahkan dokumen pernyataan sikap kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian di ruang VIP Bandara Sentani saat berkunjung ke Papua, Sabtu (26/10).

Menurut Yanto, berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, presiden hanya memekarkan provinsi Papua Tengah dan Papua Selatan. Sedangkan Papua Tabi tidak dimekarkan karena ibu kota provinsi Papua sudah ada didalam wilayah Tabi.

“Sehingga dalam pernyataan sikap kami masyarakat adat, salah satu poin yang disampaikan ke pemerintah pusat adalah pergantian nama provinsi Papua jadi Provinsi Papua Tabi,” jelasnya. Dia menyebut ada beberapa poin yang ada di dalam dokumen pernyataan tersebut yakni menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal purnawirawan polisi Tito karnavian yang sudah dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

Kemudian poin berikutnya menyampaikan selamat kepada Presiden Jokowi yang sudah dilantik kedua kalinya sebagai Presiden Republik Indonesia. “Lalu kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI Polri yang sudah menjaga keamanan di Papua sejak awal pemilihan umum kali lalu,” katanya.

Selain itu di dalam dokumen pernyataan sikap itu juga pihaknya meminta kepada Presiden agar pada saat mengeluarkan Keppres pemekaran daerah otonomi baru dua daerah itu nanti bisa disertakan dengan Keppres perubahan nama provinsi Papua menjadi provinsi Papua Tabi.

“Kami sebagai masyarakat adat di wilayah Tabi meminta kepada Presiden supaya pada saat mengeluarkan Keppres 2 DOB baru itu, juga dimasukkan nomenklatur tentang perubahan nama provinsi Papua menjadi Papua Tabi,” cetusnya. Dia menambahkan dengan di mekarnya Provinsi Papua Tengah akan mewakili wilayah adat Lapago, dan Papua Selatan akan mewakili mewakili wilayah adat Animha, kemudian Papua Tabi akan mewakili wilayah adat Tabi.