November 26, 2020

Miras ratusan juta dapat digagalkan sebelum masuk wamena

Wamena, kabarmandala.com — Kapolsek KP3 Bandara Wamena Ipda Enceng Kurniadi bersama anggotanya saat mengamankan 336 botol Miras jenis vodka yang dikemas dalam 14 karton air Mineral di Polsek KP3 Bandara, Selasa (11/6).  Sebanyak 336 botol minuman keras jenis vodka yang ditaksir bernilai ratusan juta rupiah, nyaris masuk dan beredar di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya. Beruntung, penyelundupan Miras yang dikemas dalam 14 karton air mineral dari Bandara Sentani, Jayapura menggunakan salah satu maskapai penerbangan tersebut berhasil digagalkan saat berada di Bandara Wamena, Senin (10/6) kemarin.

Kapolres Jayawijaya, AKBP. Tony Ananda yang dikonfirmasi melalui Kapolsek KP3 Bandara, Ipda Enceng Kurniadi membenarkan adanya upaya penyelundupan 336 botol Miras jenis vodka yang dikemas dalam 14 karton air mineral. “Kalau 336 botol vodka ini sampai lolos dan diperdagangkan, nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Karena biasanya vodka dijual dengan harga Rp 300 ribu perbotol,” ungkap Enceng Kurniadi kepada awak media, Selasa (11/6). Enceng Kurniadi menyebutkan, awalnya anggota yang berada di bandara mendapat informasi ada Miras yang diterbangkan dari Bandara Sentani menggunakan salah satu penerbangan komersial. Namun setelah dilakukan pemantauan, tidak ada orang yang datang mengambil 14 karton air mineral yang berada di Bandara Wamena.

“Pihak penerbangan memberikan informasi dan anggota memantau hingga pukul 17.00 WIT, namun 14 karton air mineral tidak ada yang datang mengambil. Barang tersebut langsung kami amankan. Setelah dilakukan pengecekan, 14 karton air mineral itu berisi 336 botol Miras jenis vodka. Dimana setiap karton berisi 24 botol vodka,” tuturnya. Enceng Kurniadi menduga, 336 botol vodka tak bertuan yang diamankan ini ada kaitannya dengan 6 karton Miras yang diamankan Polsek KP3 sentani di Bandara Sentani Jayapura. Sehingga jika ada kaitannya, maka pelaku diduga akan menyelundupkan 20 karton Miras ke Wamena. “Kalau dilihat dari jumlahnya, sepertinya akan diperdagangkan di Wamena,” tambahnya.

Pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Polsek KP3 Bandara Sentani guna melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku penyelundupan tersebut. Para pelaku menurut Enceng Kurniadi nekad menyelundupkan Miras melalui jalur udara lantaran jalan trans Papua yang menghubungkan Jayapura-Wamena sampai saat ini masih ditutup. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pengawasan untuk mencegah masuknya Miras ke wilayah hukum Polres Jayawijaya baik melalui udara maupun darat.