Desember 2, 2020

Pangdam Cenderawasih Menjenguk Langsung Korban Kebiadaban KSB Ilaga di RSUD Timika

kabarmandala.com — Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab didampingi oleh Asintel dan Asops Kasdam serta Kapendam XVII/Cenderawasih berkunjung ke Timika menjenguk korban penembakan Ilaga di RSUD Timika, Kabupaten Mimika. Kamis (19/09). Pangdam mengecek langsung 4 orang masyarakat sipil yang menjadi korban kebrutalan KSB dalam kejadian kontak tembak antara aparat keamanan gabungan TNI/Polri di kampung Olenki ilaga Kab. Puncak.

Kapendam yang dihubungi melalui ponselnya mengatakan bahwa kunjungan ini sebagai bentuk perhatian terhadap para korban. “Kunjungan Pangdam ini untuk memberi semangat dan mengecek kondisi kesehatan mereka,” ujarnya. Kontak tembak yang terjadi pada hari Selasa (17/09) pukul 17.35 WIT ketika KSB mulai menembak secara brutal tidak beraturan kearah tim gabungan TNI-Polri. Akibat tembakan balasan dari tim gabungan, kelompok KSB yang diduga dari kelompok pimpinan Militer Murib melarikan diri berpencar ke arah hutan dan perkampungan sambil terus menembak secara membabi buta. Dalam kejadian tersebut ditemukan Korban 7 orang masyarakat yang dalam kondisi luka tembak.

Tiga orang masyarakat dinyatakan meninggal dunia atas nama Tekiman Wonda (L/ 33 thn), Edison Mom (L/ remaja), Rudi Mom (L/3th). Sedangkan korban luka tembak diantaranya, Topina Mom ( P / 36 thn), Ny Tabuni (P/37 thn ), Ny Herina Kinal ( P/32 thn ), Yefrina Mom ( P/16 thn ). Keempat korban luka tembak yang berhasil dievakuasi ke Ilaga selanjutnya dibawa ke RSUD Timika guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Pangdam XVII/Cenderawasih tiba di Timika sekitar pukul 10.35 WIT memastikan korban luka tembak mendapatkan penanganan medis secara baik dengan mendatangi langsung RSUD Timika dan membesuk keempat korban. Kondisi korban sangat stabil dan membaik bahkan sempat berbincang-bincang santai dengan Pangdam. Keluarga korban yang mendampingi sangat senang dan antusias menerima kedatangan Pangdam beserta rombongan. Kunjungan Pangdam ke RSUD Timika juga memberikan dana santunan kepada korban dan keluarga sebagai simbol rasa empati dan kemanusian yang tinggi.