Desember 5, 2020

Pangdam Instruksikan kepada Anggota untuk menghadang KKSB OPM Tidak Masuk Area Freeport

kabarmandala.com — Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab meninjau sejumlah satuan pengamanan yang berada di Tembagapura, Kabupaten Mimika pada Sabtu (7/3) siang. Dalam kunjungan tersebut, kapolda dan pangdam menginstruksikan satuan pengamanan baik TNI maupun Polri untuk fokus menangani teror yang dilakukan oleh KKB terhadap masyarakat di Tembagapura.

“ Kepada satuan pengamanan yang melakukan tugas untuk menangani masalah masuknya Kelompok Kriminal Bersanjata (KKB) ke Tembagapura yang meneror warga,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw di Timika, Sabtu (7/3) malam. Menurutnya, kehadiran Kelompok Kriminal Bersanjata (KKSB OPM) sangat menakutkan bagi warga masyarakat di Kampung Kimbeli, Banti, Utikini dan beberapa kampung sekitarnya. Yang menyebabkan warga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.

“ Ini sudah jelas bahwa perbuatan mereka sangat menakutkan bagi warganya sendiri. Sehingga kelompok ini harus ditindak tegas,” ujar kapolda. Selain itu kata kapolda, pihaknya menginstruksikan agar satuan tugas pengamanan menghadang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) agar tidak masuk ke wilayah PT. Freeport Indonesia. “ Kemudian tugas berikut yakni membatasi atau menghadang mereka agar tidak masuk ke areal PT. Freeport Indonesia. Ini harus menjadi perhatian satuan tugas disana,” tegasnya.

Objek Vital

Sementara itu Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, menyampaikan, PT. Freeport yang merupakan objek vital nasional sehingga aparat gabungan TNI-Polri akan berupaya untuk menjaganya. “ PT. Freeport merupakan objek vital nasional dan saat ini sudah dilakukan pengamanan oleh aparat kepolisian, kita dari TNI juga akan membantu pengamanan,” ujarnya.

Selain itu, kata pangdam, upaya untuk penegakan hukum terhadap KKB juga sementara dilakukan oleh satuan tugas yang ada di Tembagapura. “ Upaya penegakan hukum terhadap kelompok ini sudah mulai dilakukan, tapi sampai saat ini masih dalam keadaan aman dan terkendali,” ucapnya. “ Tadi kita sudah lakukan pengecekan pasukan dan kita instruksikan agar fokus melakukan tugas. Diantaranya mengantisipasi serangan dari kelompok kriminal ini dan menghadang agar tdak masuk ke PT. Freeport,” tandasnya.