Oktober 28, 2020

Papua Duduki Posisi Kedua Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Bawah Bali

kabarmandala.com — Sebanyak 38 pasien Covid-19 di Papua dinyatakan sembuh. Angka ini membawa provinsi paling timur di Indonesia ini menduduki urutan kedua tingkat kesembuhan pasien secara nasional setelah Bali. Juru Bicara Satuan Tugas Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule mengapresiasi kerja keras petugas medis yang telah berjuang melawan Covid-19. Menurutnya, angka kesembuhan pasien merupakan suatu hal yang luar biasa.

“38 kesembuhan ini karena kerja keras tim medis (yang) sangat luar biasa. Mengapa saya ingin menyampaikan ini karena dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia. Provinsi Papua menempati urutan kedua setelah Bali dalam angka kesembuhan,” tuturnya. Sebenarnya, kata Sumule, Papua tidak siap dalam menghadapi pandemi Covid-19 karena keterbatasan alat dan fasilitas kesehatan. Ketidaksiapan itu bisa diatasi dengan tingkat kesembuhan yang tinggi dengan presentase 28 persen.

Sementara angka kematian dalam posisi ketiga terendah secara nasional. Total tujuh pasien meninggal semenjak Covid-19 masuk ke Papua. “Siap tidak siap, kita (Papua) harus siap menghadapi pandemi Covid-19 karena tidak mungkin lari. Kita berhasil temukan pasien sedini mungkin, sehingga dapat tertangani baik,” bebernya.

Berdasarkan grafik, pasien sembuh tersebar di enam daerah di Papua. 18 pasien di Kota Jayapura, enam pasien di Kabupaten Jayapura, empat pasien di Mimika, empat pasien di Merauke, dua pasien di Keerom dan dua pasien berasal dari Sarmi.

Dua di antaranya pasien sembuh merupakan tim medis yang menangani Covid-19. Sementara tiga pasien lainnya dinyatakan sembuh pada hari ini usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Dian Harapan dan Rumah Sakit Provita.“Ada dokter dinyatakan sembuh, Wamena juga sembuh (medis), kemudian bayi berusia 6 bulan juga dinyatakan sembuh. Untuk tambahan pasien sembuh hari ini tiga orang,” papar Sumule yang juga menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Papua.

Pemerintah Papua terus memberikan dukungan penuh kepada semua petugas kesehatan. Misalnya dengan melengkapi semua kebutuhan di rumah sakit dalama penanganan Covid-19. “APD (Alat Pelindung Diri), Rapid Test, obat-obatan yang berhubungan langsung dengan Covid-19, serta obat – obatan pendukung,” katanya.

Tak hanya itu, Pemerintah Papua melalui Satgas Covid-19 juga akan menambah alat evafilter untuk kebutuhan rumah sakit. “Pemprov Papua memberikan perhatian khusus kepada semua yang terlibat, baik itu dilevel hospital, teristimewa dalam berbagai upaya untuk menemukan kasus. Maupun juga yang vital untuk menolong para pasien, baik mereka yang sakit ringan, sedang maupun sakit berat,” pungkas Sumule.