April 12, 2021

Papua Terpapar Corona, Orang Asing Dilarang Masuk

kabarmandala.com — Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Jayapura, Harold Pical menyebutkan sebanyak 59 warga Papua berstatus terpantau virus corona atau Covid-19. Status ini dialamatkan bagi warga yang baru kembali dari daerah terdeteksi adanya virus corona. Berdasarkan data Kantor Kesehatan Pelabuhan Jayapura, sebelumnya, sebanyak 320 orang dengan terpantau virus corona di Papua. Namun, 320 orang ini telah meninggalkan wilayah Papua.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum mengatakan, Kementerian Kesehatan telah menetapkan tiga rumah sakit umum sebagai rujukan di Papua untuk penanganan pasien yang positif terkena virus corona. Tiga rumah sakit itu yakni RSUD Jayapura, Merauke dan Nabire. Sementara, pemerintah setempat segera membentuk Satgas Pencegahan corona. Ini setelah pemerintah setempat menggelar rapat koordinasi antar pimpinan lembaga dan Forkopimda serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), di Jayapura, Kamis 5 Maret 2020.

Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan tujuan dibentuknya Satgas tersebut tak lain untuk mencegah masuknya virus corona ke Bumi Cenderawasih. Mengingat, daerah ini berbatasan langsung dengan negara Papua New Guinea (PNG). Selain itu, bandar udara di Timika dan Jayapura menjadi pintu masuk utama bagi orang yang masuk dan ke luar Papua.Senin 9 Maret 2020 mendatang, pihaknya akan mengeluarkan instruksi berisi larangan bagi warga negara asing yang hendak datang ke Papua melalui bandar udara dan pelabuhan laut. Begitu juga sebaliknya.Pemerintah pun menginstruksikan kepada pihak pengelola hotel dan pusat perbelanjaan yang ada di Papua agar segera memasang Thermal Infrared atau alat pendeteksi suhu tubuh tanpa sentuhan. Bahkan, pemerintah dan semua pihak terkait sepakat membatasi masuknya warga lain yang hendak masuk ke Papua.