Oktober 28, 2020

Pemalangan jalan Trans Nabire sudah dibuka

kabarmandala.com — Terkait dengan dibukanya kembali pemalangan yang dilakukan anggota DPRD Dogiyai di sekitar KM 130 Distrik Siriwo, anggota DPRD Dogiyai menyayangkan pembukaan palang tersebut. Seperti dikatakan Ketua Komisi A DPRD Dogiyai, Agus Tebai. Dikatakan Agus, pihaknya mengutuk dan menyayangkan sikap oknum yang membuka palang tersebut.

“Pintu penyebaran kami kunci, ternyata ada oknum tertentu yang sengaja membuka manut bagi manusia Meeuwo”, katanya.  Dikatakan Agus, ia meminta seluruh warga Dogiyai, Deiyai dan Paniai agar berhenti naik turun, kare DPRD Dogiyai segera akan mengambil sikap lain. Semuanya dilakukan atas dasar aspirasi rakyat Meeuwo.

“Kami DPRD Dogiyai telah berupaya keras, tetapi ada oknum yang tidak sadar diri, keluarga, kampung, kabupaten Meeuwo. Bahwa Virus ini bahaya untuk kita semua. Kami DPRD Dogiyai tidak pernah membongkar pemalangan. Kami himbau kepada semua masyarakat Dogiyai, Deiyai dan Paniai, tetap tenang di rumah, kampung, kabupaten, karena keselamatan nyawa manusia Meeuwo ada di kita”, tutupnya.

Sebagai informasi, sejumlah anggota DPRD kabupaten Dogiyai melakukan pemalangan jalan dari KM 130 hingga KM 160 jalan Trans Nabire Ilaga, Rabu (08/04). Pemalangan tersebut didasari sejumlah hal diantaranya, minimnya APD bagi para petugas kesehatan di Posko, serta masih banyaknya warga yang tidak mentaati kesepakatan bersama pimpinan daerah di Wilayah Meepago terkait pembatasan akses transportasi. Namun pada hari kamis, ditemukan palang tersebut sudah kembali dibuka, sesuai keterangan warga yang melintasi area tersebut.