Oktober 22, 2020

Pemberhentian Tetap Berlaku pada 11 Penyelenggara Pemilu di Papua

kabarmandala.com — Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap 11 penyelenggara Pemilu dari Papua dalam sidang kode etik penyelenggara Pemilu (KEPP) di Jakarta Pusat, Rabu (12/2).

Dua dari sebelas penyelenggara Pemilu di Papua yang mendapatkan sanksi tersebut merupakan Ketua KPUD. Keduanya yakni, Ketua KPUD Intan Jaya, Krismas Bagau dan Ketua KPUD Keerom, Kornelis Watkaat. Putusan terhadap 11 penyelenggara Pemilu dari Papua ini dijatuhkan bersamaan dengan sanksi untuk anggota KPU Provinsi Lampung, Esti Nur Fathonah yang dibacakan Plt. Ketua DKPP, Prof. Muhammad selaku Ketua majelis sidang KEPP.

“Menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu I Krismas Bagau selaku Ketua merangkap Anggota KPU Kabupaten Intan Jaya, Teradu II Seiko Zagani, Teradu III Sepriana Tebai, Teradu IV Elly Jagani dan Teradu V Markus Tipagau masing-masing selaku Anggota KPU Kabupaten Intan Jaya sejak putusan ini dibacakan,” ucap Profesor Muhammad membacakan amar putusan perkara 286-PKE-DKPP/IX/2019 seperti dikutip dari Humas DKPP, Kamis (13/2).

Selain lima Anggota KPU Kabupaten Intan Jaya, terdapat empat penyelenggara pemilu lainnya yang juga berasal dari Papua yang mendapat sanksi serupa. Mereka yakni Kornelis Watkaat, Elfrend E. Solossa serta Wahyu Handoko dan Firdaus C. Adi. Keempatnya merupakan Teradu dalam perkara nomor 291-PKE-DKPP/IX/2019.

“Menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu I Kornelis Watkaat selaku Ketua merangkap Anggota KPU Keerom, Teradu II Elfrend E. Solossa selaku Anggota KPU Kabupaten Keerom,” sambung Muhammad membaca amar putusan didampingi tiga anggota DKPP yang bertindak sebagai anggota majelis, Dr. Alfitra Salamm, Profesor Teguh Prasetyo dan Dr. Ida Budhiati.

Untuk dua penyelenggara Pemilu yang dijatuhkan sanksi serupa adalah Anggota KPU Kabupaten Keerom, Immawan Margono selaku Teradu dalam dua perkara 234-PKE-DKPP/VIII/2019 dan 235-PKE-DKPP/VIII/2019), serta Anggota KPU Kabupaten Mimika, Dedy Nataniel Mamboay, Teradu dalam perkara 319-PKE-DKPP/XI/2019.

Berdasarkan data Humas DKPP berikut 11 penyelenggara Pemilu dari Papua yang diberhentikan tetap. Ketua KPUD Intan Jaya, Krismas Bagau. Empat anggota KPU Intan Jaya, yakni Seiko Zagani, Sepriana Tebai, Elly Jagani dan Markus Tipagau.

Ketua KPUD Keerom, Kornelis Watkaat. Dua anggota KPUD Keerom yakni Elfrend E. Solossa dan Immawan Margono. Dua Staf Operator Situng KPUD Keerom, Wahyu Handoko dan Firdaus C. Adi. Terakhir Anggota KPU Kabupaten Mimika, Dedy Nataniel Mamboay.