Oktober 24, 2020

Pemuda Bersenjata di Merauke Serang Polisi, 5 Personel Polisi Terluka

Jayapura, kabarmandala.com – Penyerangan terhadap Kabag Ops Polres Merauke dan sejumlah anggota polisi terjadi di Jalan Maluku Kompleks, atau tepat di belakang RSUD Merauke pada Sabtu (24/11). Saat kejadian Kabag Ops Polres Merauke, AKP Leonardo Yoga, bersama 8 orang polisi lainnya sedang menemui warga setempat, usai keributan di kompleks perumahan itu.

Secara tiba-tiba, muncul 40 orang yang diduga dipengaruhi minuman keras membawa alat tajam berupa parang, kapak, besi, balok, panah, dan sebagian warga ada yang melakukan provokasi terhadap masyarakat lainya dengan terus berteriak “Kamu polisi, sudah bekerja sama dengan penculik tadi.” Sekelompok warga langsung meminta polisi untuk mundur dari perumahan itu.

Saat kejadian, Kabag Ops berusaha untuk menenangkan massa, namun tidak berhasil dan akhirnya Kabag Ops bersama anggota mundur, akan tetapi massa sudah tidak bisa dikendalikan dan menyerang petugas dan kendaraan dinas Kabag Ops Polres Merauke secara brutal yang mengakibatkan mobil rusak dan 5 orang anggota Polres terluka.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, menyebutkan selama dalam penyerangan massa, Kabag Ops meminta bantuan personil dari Polres Merauke.

“Massa yang ada tetap melempari polisi dengan batu, ketapel, dan merusak mobil petugas dengan kapak. Polisi pun mengeluarkan tembakan peringatan ke atas, tapi massa tetap menyerang polisi. Tak lama berselang, polisi berhasil membubarkan massa dan menangkap 27 pemuda dan dibawa ke polres setempat,” kata Kamal, Minggu (25/11).

Akibat kejadian itu, mobil dinas Kabag Ops rusak pada bagian depan, kap mobil depan penyok, bodi kena kapak dan lemparan batu sedangkan 5 orang polisi mengalami luka-luka yaitu Kabag Ops Polres Merake, AKP Leonardus Yogi kena luka gores di pipi sebelah kanan; Bripda Ansar kena luka gores di pergelangan tangan kanan; Bripda Toni Givaru terkena luka robek di kepala; Bripda Matias Nauce kena luka memar pada rusuk kanan; Bripda Erik Rivaldo W bengkak pada pergelangan tangan.

Sedangkan korban dari warga dua orang yakni Melkiar Jebo (20), mahasiswa mengalami luka di bagian dada kiri dan Bade Basius (20), mahasiswa kena luka pada kepala dan mendapatkan 3 jahitan.“Total pelaku yang dibawa ke Polres Merauke berjumlah 27 pemuda dengan dugaan pengerusakan mobil milik Kabag Ops dan penyerangan terhadap anggota Polres Merauke saat hendak mendatangi tempat kejadian keributan antarwarga,” jelas Kamal.