Januari 18, 2021

Pendidikan pembentukan karakter harus menjadi prioritas di Papua

kabarmandala.com —  Keseriusan penanaman pendidikan karakter itu merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh sebuah satuan pendidikan baik dari jenjang TK sampai dengan SMA/SMK, agar hasil kelulusan yang diharapkan dari masing-masing jenjang sekolah itu untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten itu bisa terwujudkan.

“Karena selain mendapatkan ilmu pengetahuan para siswa-siswi itu juga bisa cakap dalam ketrampilan dan perilaku yang mandiri, kreatif, bekerja sama dan bertanggung jawab,” Hal tersebut seperti disampaikan Kepala SMP N 2 Sentani, Klaisina Yanggroseray, S.Pd ketika ditemui pada pembukaan perkemahan pramuka siswa-siswi dan para guru serta orang tua murid di halaman SMP N 2 Sentani pada Jumat 7 Januari 2020 kemarin.

“Pendidikan karakter ini penting, karena selain kami mengajarkan anak-anak ilmu pengetahuan berdasarkan kurikulum yang ada, kami perlu juga barengi dengan pendidikan karakter yang meliputi, kemandirian, kerjasam, dan bertanggung jawab,” wanita dari lembah pesisir tanah merah itu.

Menurut Klaisina, pihaknya sengaja memilih kegiatan Pramuka sebagai jembatan untuk peningkatan pendidikan karakter, karena di berkepramukaan semua unsur pendidikan karakter sudah terdapat disitu. “Kami sengaja pilih Pramuka karena di dalamnya sudah ada semua unsur pendidikan karakter disitu,” tambahnya lagi.

Selain itu menurut Klaisina Yanggroserai kegiatan tersebut akan dibarengi dengan agenda lintas alam dengan mengunjungi kawasan dusun sagu di Kampung Kehiran Sentani, dimana para anak-anak akan di bawah untuk menyaksikan proses penanaman sagu, kehidupan sagu di alam sampai pada pengelolaan sagu menjadi bahan makanan.

Dirinya menjelaskan kenapa sagu yang harus menjadi pilihan agenda lintas alam tersebut karena sagu merupakan ciri khas lokal orang Papua, dan juga siswa diajar untuk mencintai alam. “Kami sengaja pilih sagu karena sagu adalah ciri khas kami orang Papua dan juga secara khusus bagaimana anak-anak diajarkan untuk mencintai alam,” tandasnya.