Oktober 21, 2020

Penyegelan Kantor Dinas Pendidikan Jayawijaya

kabarmandala.com — Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya melakukan pemalangan pintu kantor tersebut dengan cara mengunakan dua papan dengan posisi silang. Pemalangan terjadi karena pegawai menganggap Kepala Dinas Pendidikan setempat kurang transparan dalam keterbukaan administrasi dan koordinasi dengan pegawai dianggap tidak maksimal.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya, Tinggal Wusono menyebutkan pemalangan kantor dinas pendidikan sifatnya prinsipal dan akan dikaji lagi, sehingga menjadi domain pimpinan untuk memutuskan. “Proses administrasi melibatkan semua pihak. Ketika pihak-pihak itu tidak berkontribusi dalam penyelenggaraan tugas, pasti tugas tidak akan berjalan secara lancar,” katanya kepada wartawan di Wamena, Rabu 18 Maret 2020.

Kata Tinggal, ,pihaknya mendengarkan apa yang menjadi masalah dan akan mengurai masalah tersebut. “Kami sudah jelaskan secara rinci, untuk tanggungjawab masing-masing pihak dalam tugas. Pegawai juga sudah memahami itu, sehingga pegawai dinas pendidikan sudah bersedia melakukan aktivitas seperti biasa. Pemalangan kantor kembali di buka dan aktivitas kembali normal,” tuturnya.