Oktober 22, 2020

Peparpenas dan Popnas ajang untuk atlit Papua sebelum PON XX 2020

kabarmandala.com — Pemerintah Provinsi Papua bakal menurunkan 241 atlet serta official pada perhelatan event Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV dan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI 2019 di Jakarta.  241 atlet/official yang akan membela kontingen Papua di dua event olahraga pelajar tersebut bersaing dengan 33 provinsi se-Indonesia, dimana pada perhelatan Peparpenas berlangsung pada 7 – 13 November 2019, kemudian dilanjutkan dengan POPNAS pada tanggal 14 – 25 November 2019.

Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua Alexander Kapisa usai melakukan rapat bersama para pengurus Popnas dan Peparpenas di Aula Otonom, Disorda Papua, Jumat (1/11) siang kemarin, menuturkan jika atletnya siap turun didua event olahraga tersebut. “Keseluruhan Popnas ada 213 atlet yang kita kirim ke Jakarta dan Bandung ada dua cabor, kemudian ada 28 atlet Papua turun di Peparpenas,” ungkap Alex.

Selain itu kata Alex, atlet Peparpenas sudah lebih dulu di Jakarta, karena event difabel tersebut lebih dulu dipertandingkan. Sedangkan untuk atlet Popnas akan kembali dikumpulkan ke Kota Jayapura pada tanggal 13 November. Sementara itu, Kabid Pembudayaan Olahraga, Timotius Matuan menambahkan 28 atlet Peparpenas akan turun di 6 cabang olahraga, sedangkan 213 atlet turun di 13 cabang olahraga.

“Ada 13 cabor diikuti kontingen Papua di Popnas yakni Angkat Besi, Atletik, Bola Voli Pasir, Bulu Tangkis, Judo, Dayung, Karate, Panahan, Pencak Silat, Renang, Sepak Takraw, Taekwondo, Tarung Derajat. Sedangkan di Peparpenas ada 6 cabor yakni Boccia, Atletik, Renang, Catur, Tenis Meja, Bulu Tangkis,” kata Timotius Matuan yang juga merupakan Penanggung Jawab POPNAS Papua.

Diharapkan dengan keikutsertaan para atlet ini bisa memperbaiki peringkat di Popnas dan Peparpenas sebelumnya. Namun pihaknya tetap optimis kontingen Papua bisa mendulang medali, pasalnya Papua juga memiliki beberapa atlet pelatnas yang siap diturunkan di dua event tersebut. Apalagi ini sebagai ajang pembuktiaan pembinaan yang dilakukan Pemprov Papua dalam tolak ukur menuju PON dan Peparnas 2020 di Bumi Cenderawasih Papua.