Maret 7, 2021

Permohonan maaf Gubernur atas kerusuhan di Wamena

kabarmandaala.com — Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe menyampaikan pernyataan tertulis meminta maaf atas peristiwa kerusuhan yang terjadi di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya yang merenggut banyak korban dari masyarakat non pribumi.

Dalam pernyataan tertulisnya, Senin (30/9), Gubernur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat non pribumi yang menjadi korban dalam kerusuhan pada tanggal 23 September 2019, baik korban jiwa maupun materiil.

Dalam penyampaian tertulis itu, Gubernur sebagai pimpinan pemerintah di Provinsi Papua menyampaikan empat hal, yakni permohonan maaf dan rasa belasungkawa terhadap seluruh masyarakat korban kerusuhan di Wamena.

Selanjutnya, Gubernur menyatakan pemerintah daerah bersama TNI-Polri menjamin keamanan dan kenyamanan warga Negara Republik Indonesia di Papua, terlebih di Wamena yang saat ini sedang dalam kondisi pemulihan pasca-kerusuhan.

Pemerintah daerah siap melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi aset-aset milik pemerintah daerah serta toko dan kios milik masyarakat yang rusak terbakar.

Penanganan mendesak saat ini adalah, mengevakuasi korban kerusuhan baik yang meninggal maupun yang luka-luka. “Serta menyediakan makan dan minum, serta kebutuhan hidup mendesak lainnya bagi masyarakat yang mengungsi di Kodim dan Polres serta gereja dan masjid,” jelas Gubernur dalam pernyataan tertulis, Senin (30/9).