Januari 20, 2021

Persediaan beras aman saat potensi bencana tinggi

kabarmandala.com — Di tengah ancaman bencana yang diprediksi bakal terjadi hingga sebulan ke depan, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara memastikan, bufferstock untuk penanganan korban bencana dalam kondisi aman. Cadangan beras hingga peralatan penanggulangan bencana tersedia lengkap.

Masih ada 360 ton cadangan beras pemerintah, 2 juta mie instan, 100 ribu paket makanan anak, dan 100 ribu paket makanan siap saji di gudang logistik Kementerian Sosial (Kemensos).  Begitu juga tenda pengungsi, selimut, dan kebutuhan lainnnya. “Kami melakukan pengadaan untuk bufferstock sebesar Rp 22 Milyar di akhir tahun. Tapi, tentu akan ada lagi di tahun ini jika dirasa mulai menipis,” tuturnya di Jakarta, kemarin (10/1).

Cadangan tersebut telah disebar ketiga titik gudang logistik Kemensos. Yakni, Bekasi, Palembang, dan Makassar. Di mana, masing-masing mewakili regional Barat, Tengah, dan Timur. Nantinya, ketika bupati/ wali kota menetapkan status siaga bencana maka Kemensos akan mencairkan cadangan beras pemerintah hingga 100 ton.

“Kami berencana menambah satu lagi (gudang logistik, red), inginnya di Jawa nanti. Di daerah yang sering kena bencana,” katanya. Di sisi lain, pihaknya juga secara resmi membuka posko induk penanggulangan bencana di Cawang, Jakarta Timur, kemarin. Dengan harapan, lebih mempermudah penyaluran logistik ke titik bencana serta percepatan koordinasi di lapangan dalam penanggulangan bencana.